INDOZONE.ID - Saat sedang bersiap untuk menyelesaikan tugas penting, momen ketika pengisi daya tidak berfungsi pasti langsung memicu kepanikan tersendiri bagi kamu yang memiliki mobilitas tinggi.
Bagian penghubung daya ini sering kali menjadi komponen yang paling krusial, namun sayangnya paling sering diabaikan perawatannya dalam aktivitas sehari-hari.
Padahal, dengan menerapkan metode perlindungan yang tepat, kamu bisa menghemat pengeluaran tanpa harus berulang kali membeli aksesori pengganti yang harganya cukup merogoh kocek.
Supaya agenda kerjamu tidak terganggu oleh kendala teknis yang merepotkan ini, mari kita bahas mengenai langkah pencegahannya agar kabel laptop kamu aman.
Baca juga: Riset Microsoft: Pengguna AI di Indonesia Sudah Masuk Kategori Matang, Ini Ciri-cirinya
Metode Pelipatan yang Aman
Kebiasaan merapikan komponen penghubung daya secara asal-asalan menjadi salah satu pemicu utama kerusakan kawat tembaga di bagian dalam pelindung.
Kamu sebaiknya membentuk lingkaran longgar atau menerapkan teknik figure eight saat merapikannya, lalu ikat menggunakan velcro strap agar posisinya tetap rapi.
Langkah ini sangat penting untuk menghindari lilitan langsung pada charger adapter yang berisiko membuat materialnya cepat putus.
Teknik Melepas Kabel Charger dari Colokan
Menarik bagian tengah tali saat ingin menyudahi pengisian daya adalah tindakan keliru yang sering dilakukan tanpa sadar.
Baca juga: MP3 vs MP4: Pahami Perbedaan Teknis Keduanya Agar Tak Salah Simpan
Pastikan kamu selalu memegang bagian kepala konektornya dengan benar ketika hendak mencabutnya dari stop kontak.
Kebiasaan kecil ini akan melindungi sambungan di kedua ujungnya dari risiko longgar yang bisa memicu koneksi tidak stabil atau bahkan korsleting.
Perlindungan dari Panas dan Air
Menjaga perangkat elektronik dari paparan lingkungan yang tidak ideal merupakan aturan dasar yang wajib kamu terapkan demi keselamatan kerja.
Hindari meletakkan komponen charger ini di dekat area yang menghasilkan panas tinggi seperti kompor atau oven, serta jauhkan dari cangkir kopi harianmu.
Baca juga: Samsung Pamerkan Visi Masa Depan HP Lipat Galaxy Lewat Video Teaser Terbaru
Plastik pelindung luar akan sangat mudah rapuh jika terus-menerus terpapar suhu tinggi dan kelembapan air.
Pemasangan Aksesori Pelindung Tambahan
Kerusakan akibat tekukan berulang pada area sambungan yang rentan bisa kamu antisipasi sejak dini dengan memanfaatkan alat bantu sederhana.
Kamu bisa memasang cable protector atau spiral pelindung murah yang banyak dijual di e-commerce, atau memanfaatkan per spiral dari pena bekas secara kreatif.
Pelapis tambahan ini berfungsi menahan tekanan sehingga ujung kabel tidak mudah patah saat digunakan.
Penyimpanan Charger
Menaruh perangkat charger secara sembarangan di lantai atau di dalam tas yang penuh barang berantakan akan mempercepat penurunan fungsi komponennya.
Usahakan untuk selalu meluangkan waktu menaruhnya di dalam pouch atau organizer khusus setelah selesai kamu gunakan.
Cara penyimpanan yang rapi ini akan meminimalisir risiko terjepit barang tajam atau tertindih beban berat secara tidak sengaja.
Penggunaan Sumber Arus yang Stabil
Tegangan listrik yang tidak menentu dari stop kontak ternyata memiliki andil besar dalam merusak komponen internal pengisi daya.
Selalu usahakan untuk memilih colokan berkualitas bagus yang sudah dilengkapi fitur surge protector demi keamanan perangkatmu.
Jika kamu sering bekerja secara mobile, membawa travel adaptor dengan perlindungan arus akan menjaga laptop sekaligus chargermu tetap awet.
Jangan Gunakan saat Charger Rusak
Mengambil tindakan saat melihat adanya kerusakan fisik luar pada perangkat merupakan langkah utama untuk menghindari bahaya fatal.
Ketika kamu mendapati lapisan isolatornya sudah mulai mengelupas, longgar, atau bahkan mengeluarkan percikan api, segera hentikan pemakaiannya saat itu juga.
Memaksakan aksesori yang sudah rusak hanya akan membahayakan keselamatan diri dan merusak mesin laptop kesayanganmu.
Tidak perlu keahlian khusus, kamu hanya perlu melilitkannya secara perlahan pada bagian leher konektor yang paling sering menekuk.
Sentuhan kecil ini terbukti ampuh meredam tekanan statis saat laptop sedang kamu gunakan di atas pangkuan atau meja kerja.
Bagi kamu yang memiliki rutinitas berpindah tempat seperti work from cafe, memeriksa stabilitas tegangan listrik di lokasi baru adalah hal yang sangat bijak.
Jangan ragu untuk bertanya atau memastikan colokan yang tersedia tidak longgar saat kamu ingin menghubungkan perangkat pengisi daya.
Colokan yang kokoh akan mencegah terjadinya lonjakan arus mendadak yang bisa membakar sirkuit adaptor dalam sekejap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Teknovidia.com