INDOZONE.ID - Kabar baik buat kamu yang suka browsing di perangkatmu, Google Chrome baru-baru ini meluncurkan dua fitur baru yang bisa kamu coba sekarang juga.
Adapun fitur yang dimaksud adalah tab vertikal, jadi kamu tidak perlu lagi repot memutar perangkat atau sekadar membuka laptop, serta mode membaca yang lebih canggih. Kita kupas penjelasannya di bawah ini.
Fitur yang Ditunggu, Bisa Browsing Vertikal Tanpa Repot
Melansir Phone Arena, Google telah menambahkan fitur baru, yakni berselancar dengan tab vertikal pada Google Chrome. Fitur ini dapat menampilkan semua tab yang dibuka pada sidebar, tidak lagi di bagian atas.
Tampilan ini membuat pengalaman berselancar menjadi lebih nyaman dan efisien. Pasalnya, semua tab yang dibuka berada pada satu sidebar, sementara situs tetap tampil di bagian utama layar.
Selain itu, kamu juga dapat menampilkan ikon situs yang dikunjungi sehingga memberi ruang lebih luas saat browsing.
Baca juga: Resmi Meluncur! ChatGPT Atlas: Browser AI OpenAI yang Siap Menggoyang Tahta Google Chrome
Cara Mengaktifkan Mode Vertikal
Untuk mengaktifkan tampilan vertikal, kamu perlu menggunakan versi Chrome terbaru. Kemudian buka setelan Chrome dan masuk ke setelan lanjutan. Kamu juga bisa mengklik kanan pada Chrome dan memilih mode vertikal. Mudah, kan?
Penjelasan Mode Read Baru Google Chrome
Fitur kedua yang diperkenalkan Google adalah pembaruan pada mode baca. Dengan fitur ini, kamu bisa membaca isi laman yang penting saja dan menghilangkan elemen yang tidak diperlukan.
Dengan menghapus elemen yang mengganggu, pengalaman membaca jadi lebih nyaman dan fokus.
Untuk mengaktifkannya, kamu cukup mengklik kanan pada laman, lalu pilih mode "Open in reading mode".
Baca juga: Rahasia Mempercepat Google Chrome Tanpa Aplikasi Tambahan, Efektif tapi Jarang Diketahui
Terinspirasi dari Arc
Google bukanlah yang pertama mengembangkan fitur tab vertikal. Fitur ini sebelumnya sudah hadir di Arc, aplikasi peramban yang dikembangkan oleh The Browser Company yang kini juga tengah mengembangkan AI “Dia”.
Salah satu fitur unik Arc adalah tampilan situs yang lebih vertikal. Hal inilah yang kemudian menjadi inspirasi bagi peramban lain, termasuk Google, untuk mengembangkan fitur serupa.
Karena masih tergolong baru, fitur ini mungkin belum seoptimal Arc sebagai pendahulunya. Jadi, tertarik mencoba fitur baru ini? Bersiap-siap, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PhoneArena.com