INDOZONE.ID - TikTok adalah salah satu platform terkemuka untuk konten video berdurasi pendek.
TikTok baru-baru ini meluncurkan serangkaian pembaruan, yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan komunitas dan meningkatkan pengalaman bagi para kreatornya.
Dengan fokus pada transparansi dan pemberdayaan, perubahan ini menandai langkah maju yang signifikan dalam memastikan lingkungan yang aman dan menyenangkan, bagi basis pengguna TikTok yang beragam.
Dalam upaya untuk memberikan kejelasan dan transparansi yang lebih baik, TikTok telah menyempurnakan Community Guidelines, yang berfungsi sebagai landasan untuk standar perilaku dan konten di platform.
Antara lain, mencakup definisi yang telah direvisi untuk menjelaskan kebijakan tentang topik sensitif, seperti ujaran kebencian dan informasi hoax.
Baca Juga: Saingi Instagram, TikTok Sedang Kembangkan Aplikasi Berbagi Foto dan Teks
Berikut adalah pembaruan dari TikTok untuk membatasi konten problematik untuk muncul di For You Page atau FYP.
TikTok memperkuat upaya moderasi dengan memberikan wawasan yang lebih rinci tentang bagaimana konten dipantau di berbagai fitur, termasuk Search, LIVE, dan feed FYP.
Dengan menerapkan standar kelayakan yang lebih ketat untuk feed For You, TikTok berusaha untuk mengkurasi pengalaman menjelajah yang lebih aman dan menarik bagi pengguna.
Tiktok akan membatasi akun yang ditemukan berulang kali melanggar standar ini.
Pelanggaran yang dimaksud, seperti memposting tentang teori konspirasi, materi yang berbau seksual, dan berbagai macam topik lain. Kamu juga bisa melihat ini secara langsung di kode etik yang diterapkan oleh Tiktok.
Akun yang melanggar peraturan akan mendapatkan pembatasan sementara. Hal ini akan membuat akun tersebut sulit untuk ditemukan dalam pencarian atau muncul di halaman ‘For You’.
Bagi yang kedapatan, kreator akan mendapatkan notifikasi jika akunnya sedang dibatasi. Jika tidak merasa bersalah, kreator dapat melakukan uji banding.
Namun jika konten yang mengandung hasutan untuk melakukan kekerasan, ini tidak dapat ditoleransi lagi, dan akan langsung diblokir oleh Tiktok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TikTok