Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 25 MEI 2026 • 13:10 WIB

Jangan Tergiur Murah! Ini Arti Produk Discontinued dalam Belanja Elektronik dan Risikonya

Jangan Tergiur Murah! Ini Arti Produk Discontinued dalam Belanja Elektronik dan Risikonyadiscontinued product (photorumors.com)

INDOZONE.ID - Saat belanja elektronik atau kebutuhan rumah tangga, kadang ada produk yang dijual jauh lebih murah dibanding biasanya.

Setelah dicek, ternyata barang tersebut berstatus “discontinued”. Banyak orang menganggap ini cuma istilah untuk produk lama, padahal artinya lebih dari itu.

Produk discontinued adalah produk yang sudah dihentikan produksinya oleh produsen atau pemasok. Dengan kata lain, barang tersebut tidak akan diproduksi lagi dan perlahan mulai menghilang dari pasaran.

Kondisi ini bisa terjadi karena banyak faktor. Mulai dari perubahan tren pasar, strategi bisnis perusahaan, sampai penjualan produk yang tidak sesuai harapan.

Bagi konsumen, istilah discontinued penting untuk dipahami karena bisa memengaruhi banyak hal. Mulai dari harga, garansi, ketersediaan spare part, hingga kemudahan servis di masa depan.

Apa yang Dimaksud Produk Discontinued?

Secara sederhana, discontinued berarti produk sudah tidak dilanjutkan lagi produksinya. Biasanya keputusan ini diambil langsung oleh produsen atau pemasok.

Alasannya beragam. Ada produk yang dihentikan karena muncul versi terbaru dengan fitur lebih modern. Ada juga yang dihentikan karena kalah saing di pasaran atau minat pembeli terus menurun.

Dalam dunia retail, produk discontinued menjadi tantangan tersendiri. Sebab toko masih memiliki stok barang yang harus segera dijual meski produksinya sudah berhenti.

Baca juga: Update Harga Pasaran iPhone 13 Tahun 2026: Intip Kisaran Harga Riilnya agar Tidak Tertipu!

Karena itu, tidak heran kalau produk discontinued sering muncul dengan label diskon besar atau promo cuci gudang.

Kenapa Produk Discontinued Sering Dijual Murah?

Toko retail umumnya tidak ingin stok lama terlalu lama tersimpan di gudang. Selain memakan tempat, barang yang sulit terjual juga bisa mengganggu keseimbangan persediaan dan memengaruhi keuntungan toko.

Untuk mengatasi hal tersebut, biasanya toko menerapkan beberapa strategi agar produk cepat habis.

Diskon Besar-besaran

Strategi paling umum adalah memberikan potongan harga besar. Tujuannya jelas: menarik perhatian pelanggan dan mempercepat penjualan produk.

Bagi pembeli, situasi ini memang terlihat menguntungkan. Harga barang bisa turun cukup jauh dibanding harga normal. Bahkan kadang selisihnya mencapai setengah harga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rajarakminimarket.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jangan Tergiur Murah! Ini Arti Produk Discontinued dalam Belanja Elektronik dan Risikonya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!