Ilustrasi Pengguna Smart TV. (Freepik)
INDOZONE.ID - Smart TV memang jadi salah satu perangkat yang hampir dipakai setiap hari, mulai dari nonton film, streaming, hingga bermain game.
Tapi tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan kecil yang ternyata bisa membuat Smart TV jadi mudah rusak.
Nah, agar Smart TV di rumah tetap awet dan performanya stabil, berikut beberapa kebiasaan yang sebaiknya mulai dihindari.
Baca juga: WiFi Tersambung tapi Internet Gak Jalan? Jangan Panik, Ini Solusinya!
Masih banyak orang yang menaruh Smart TV di area sempit, lembap, atau sirkulasi udaranya kurang bagus. Padahal kondisi seperti ini bisa memengaruhi komponen di dalam TV.
Ruangan yang terlalu lembap berisiko memicu embun di bagian internal perangkat. Jika dibiarkan terus, kondisi ini bisa menyebabkan korsleting atau kerusakan pada sirkuit elektronik.
Selain itu, posisi TV yang terlalu rapat ke dinding atau lemari tertutup juga membuat suhu perangkat cepat panas. Karena itu, pastikan ada ruang kosong di sekitar TV agar udara tetap mengalir dengan baik.
Baca juga: 7 Cara Mencari Email yang Lupa, Jangan Panik Dulu Kalau Kehilangan Akses!
Walaupun Smart TV dirancang untuk penggunaan lama, bukan berarti aman dipakai nonstop tanpa jeda.
Jika TV terus menyala dalam waktu lama, suhu perangkat bisa meningkat dan membuat komponen bekerja lebih berat.
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa mempengaruhi performa layar hingga memicu masalah seperti burn-in pada beberapa jenis panel.
Saat hujan deras disertai petir, sebaiknya jangan anggap remeh kondisi listrik di rumah. Sambaran petir bisa memicu lonjakan tegangan yang berisiko merusak perangkat elektronik, termasuk Smart TV.
Kebiasaan menaruh kopi, teh, atau minuman dingin di dekat Smart TV juga cukup berisiko.
Jika sampai tumpah, cairan bisa masuk ke bagian elektronik dan menyebabkan korsleting. Bahkan embun dari gelas dingin juga bisa meningkatkan kelembapan di sekitar perangkat jika terlalu dekat dalam waktu lama.
Baca juga: Keyboard Laptop Ketumpahan Air? Ini Tips Mengatasinya dengan Mudah
Banyak pengguna masih menganggap stabilizer tidak terlalu penting. Padahal tegangan listrik yang naik turun bisa memengaruhi kondisi Smart TV.
Jika listrik di rumah kurang stabil, komponen power supply TV bisa lebih cepat rusak. Gejalanya biasanya mulai dari layar berkedip, TV restart sendiri, hingga gagal menyala.
Merawat Smart TV sebenarnya tidak sulit, asalkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang berisiko mulai diperhatikan. Dengan penggunaan yang lebih hati-hati, performa TV juga bisa tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Erafone