Ilustrasi Telepon Spam (Pinterest/medium)
INDOZONE.ID - Pernah tiba-tiba menerima pesan aneh berisi promo tidak jelas atau tautan mencurigakan di handphone kamu? Awalnya mungkin terasa sepele, tapi jika dibiarkan, pesan-pesan ini bisa mengganggu bahkan membahayakan keamanan data pribadi kamu.
Fenomena tersebut dikenal sebagai spam, dan kini semakin sering muncul seiring meningkatnya aktivitas digital.
Spam bukan hanya memenuhi inbox, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk penipuan dan kejahatan siber.
Oleh karena itu, penting untuk memahami apa itu spam dan bagaimana cara mengenalinya. Yuk, kenali spam lebih jauh sekaligus cara efektif untuk menghilangkannya dari handphone kamu:
Spam merupakan singkatan dari Sending and Posting Advertisement in Mass, yaitu praktik penyalahgunaan sistem elektronik untuk mengirim pesan secara massal.
Pesan-pesan ini umumnya berisi iklan, promosi, atau ajakan tertentu yang dikirim tanpa persetujuan penerima.
Aktivitas pengiriman pesan massal tersebut dikenal sebagai spamming, sementara pelakunya disebut spammer.
Baca juga: 7 Rekomendasi Layanan Email dengan Fitur Anti Spam Terbaik, Apa Saja?
Awalnya, spam hanya banyak ditemui melalui email dan sering dianggap sekadar gangguan.
Namun, seiring perkembangan teknologi digital, bentuk spam semakin beragam dan menyebar ke berbagai platform.
Kini, spam bisa dengan mudah ditemukan di WhatsApp, kolom komentar blog, hingga media sosial, sehingga kewaspadaan pengguna menjadi semakin penting.
Adapun jenis-jenis SPAM di dunia digital yang perlu kamu ketahui agar bisa tertasi:
Email phishing adalah bentuk spam yang dirancang untuk mencuri informasi sensitif seperti data login atau detail kartu kredit.
Pemalsuan email merupakan spam yang meniru identitas pengirim tepercaya, seperti perusahaan atau institusi besar. Tujuannya adalah memanipulasi korban agar melakukan tindakan tertentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Telkomuniversity, Malwarebytes