Kamera Mirrorless Sony. (Sony)
INDOZONE.ID - Dalam dunia sinematografi, estetika adalah segalanya. Salah satu teknik yang paling sering digunakan untuk menciptakan kesan mewah dan profesional adalah efek video bokeh.
Kata "bokeh" sendiri berasal dari bahasa Jepang yang berarti "kabur" atau "buram". Secara teknis, ini mengacu pada kualitas area yang tidak fokus dalam sebuah video.
Efek video bokeh mampu menghadirkan nuansa sinematik secara instan pada klip Anda.
Dengan kedalaman bidang (depth of field) yang dangkal, efek buram ini berfungsi memperhalus adegan sekaligus mengarahkan fokus visual audiens langsung ke subjek utama.
Itu sebabnya banyak kreator konten memanfaatkan video bokeh untuk meningkatkan kualitas visual mereka, mulai dari konten media sosial hingga video promosi bisnis yang elegan.
Efek bokeh memberikan tampilan lembut pada latar belakang, sehingga subjek utama tampak lebih menonjol dan "lepas" dari gangguan di sekitarnya.
Teknik ini bekerja dengan menciptakan kedalaman visual yang terasa natural. Karena fokus visual terarah dengan benar, pesan dalam video menjadi lebih mudah ditangkap oleh penonton.
Baca juga: Cara Ubah Font di HP Android dan iPhone dengan Mudah
Selain itu, penggunaan video bokeh mendukung konsistensi visual pada berbagai format konten.
Baik itu konten promosi, vlog perjalanan, maupun presentasi visual, semuanya akan tampil lebih profesional jika memiliki sentuhan blur yang tepat.
Dengan kata lain, kualitas visual yang baik berkontribusi langsung pada peningkatan engagement atau interaksi audiens.
Sebelum masuk ke tahap editing, penting untuk memahami bagaimana settingan kamera yang ideal untuk menghasilkan bokeh secara alami.
Jika Anda menggunakan kamera DSLR atau Mirrorless, ada tiga faktor utama yang mempengaruhinya:
Namun, jangan khawatir jika Anda hanya memiliki peralatan terbatas. Di era digital saat ini, Anda bisa menciptakan efek ini melalui proses post-production atau pengeditan video.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Clipchamp.com