Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 26 JUNI 2025 • 20:40 WIB

Pilih RGB atau CMYK? Ini Perbedaan yang Harus Diketahui Desainer Grafis

Pilih RGB atau CMYK? Ini Perbedaan yang Harus Diketahui Desainer GrafisRGB vs CMYK (thenounproject)

INDOZONE.ID - Apa Bedanya RGB dan CMYK? Dalam dunia desain, perbedaan utama antara RGB dan CMYK terletak pada penggunaannya.

RGB (Red, Green, Blue) lebih cocok untuk tampilan digital seperti layar televisi, komputer, dan ponsel, sementara CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black) digunakan untuk keperluan cetak seperti kartu nama, poster, dan baju.

RGB bekerja dengan cahaya, sementara CMYK bekerja dengan tinta. RGB merupakan proses aditif: semakin banyak warna yang digabung, semakin terang hasilnya, hingga menciptakan warna putih.

Baca juga:  Lebih Aman dan Cepat, Pixel 10 Tawarkan Sensor Sidik Jari Baru dan Warna yang Beragam

Sebaliknya, CMYK adalah proses subtraktif: warna ditambahkan untuk menyerap cahaya, sehingga menghasilkan warna hitam ketika digabungkan.

Perbedaan lain yang mencolok adalah jumlah warna yang bisa dihasilkan.

RGB mampu menciptakan 16,7 juta kombinasi warna, sementara CMYK hanya sekitar 16.000. Menariknya, file RGB cenderung lebih kecil dibandingkan CMYK.

Pengertian RGB dan Kapan Gunakan RGB?

Pilih RGB atau CMYK? Ini Perbedaan yang Harus Diketahui Desainer GrafisRGB (thenounproject)

RGB adalah mode warna yang menggunakan kombinasi cahaya merah, hijau, dan biru.

Warna-warna ini dipancarkan dari LED pada perangkat digital dan menggabungkan intensitas yang berbeda untuk membentuk warna lain.

Misalnya, kombinasi penuh dari ketiganya akan menghasilkan cahaya putih, sedangkan ketiadaan cahaya akan menghasilkan warna hitam.

Baca juga:  Redmi Note 14 Series Kini Punya Warna Sand Gold, Harga Turun Mulai Rp300 Ribuan

Setiap warna bisa dikontrol pada skala 0 sampai 255, menciptakan berbagai spektrum warna yang tampak cerah dan tajam di layar. Warna-warna ini dirancang untuk menyerupai bagaimana mata manusia memproses cahaya.

Gunakan RGB ketika proyek ditujukan untuk media digital. Meskipun printer modern dapat mengonversi file RGB ke CMYK secara otomatis, hasil warnanya sering kali tidak akurat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Thenounproject

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pilih RGB atau CMYK? Ini Perbedaan yang Harus Diketahui Desainer Grafis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!