INDOZONE.ID - Game kartu fenomenal Balatro ternyata menyimpan kejutan manis yang mungkin belum kamu sadari.
Sang pengembang, yang dikenal dengan nama Localthunk, baru-baru ini mengungkapkan bahwa salah satu kartu dalam game ini—“Ride the Bus”—sebenarnya terinspirasi dari kehidupan pribadinya di kota asalnya, Regina, Saskatchewan.
Baca Juga: Balatro Muncul di Black Mirror, Resmi Jadi Bagian dari Semesta Distopia Populer
Detail Kartu yang Penuh Makna Personal
Lewat unggahan di media sosial X (Twitter), Localthunk membagikan sedikit latar belakang pengembangan kartu tersebut.
Dia menyebutkan bahwa saat memulai proyek Balatro, dirinya masih tinggal di Regina dan memiliki halte bus tepat di luar apartemennya.
Dalam unggahannya, dia juga menyertakan gambar perbandingan antara kartu dalam game dan halte bus asli yang menjadi inspirasi, yang sontak membuat para penggemar menyambut dengan hangat sentuhan personal tersebut.
Balatro: Dari Game Kartu ke Fenomena Global
Sejak dirilis pada Februari 2024, Balatro langsung meraih popularitas luar biasa.
Hingga Januari 2025, game ini telah terjual lebih dari 5 juta kopi, dan hanya dua bulan setelah dirilis di platform mobile, sudah menghasilkan pendapatan sekitar $4,4 juta.
Tak hanya sukses secara komersial, Balatro juga menjadi langganan penghargaan, termasuk di ajang bergengsi Game Developers Choice Awards.
Game ini memenangkan kategori Game of the Year, Best Design, Best Debut, hingga Innovation Award.
Yang lebih menarik, Localthunk tetap memilih untuk menjaga anonimitasnya, bahkan saat hadir di konferensi tersebut, ia bermain Balatro tanpa mengungkapkan identitas aslinya.
Kota Kecil, Inspirasi Besar
Kisah ini mengingatkan kita bahwa lokasi tempat sebuah game dibuat sering kali memengaruhi hasil akhir secara tidak langsung.
Seperti halnya referensi kota Newcastle yang disembunyikan di game Driver (PS1), Balatro juga menjadi contoh bagaimana nuansa lokal bisa menjadi inspirasi desain yang autentik dan bermakna.
Baca Juga: Balatro Kembali Tersandung Drama Rating Usia, Kali Ini di Platform YouTube
Dan buat kamu yang berasal dari Regina, Saskatchewan, mungkin ini adalah momen yang bisa bikin bangga.
Siapa sangka, sebuah halte bus di kotamu bisa hadir sebagai kartu ikonik di game pemenang penghargaan dunia.
Balatro Tidak Hanya Menghibur, Tapi Juga Menghormati Akar Budayanya
Dengan kisah di balik kartu “Ride the Bus”, Balatro menunjukkan bahwa bahkan game dengan genre sederhana seperti deck-building roguelike pun bisa menyimpan elemen emosional yang terhubung dengan kehidupan nyata sang pencipta.
Jadi, kalau kamu main Balatro lagi, jangan lupa untuk memperhatikan tiap detail kartunya—siapa tahu ada cerita lain yang tersembunyi di baliknya.
Baca Juga: Daftar Pemenang DICE Awards 2025: Astro Bot, HELLDIVERS 2, dan Balatro Dominasi Penghargaan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net