Minggu, 04 MEI 2025 • 13:20 WIB

Clair Obscur: Expedition 33 Tetap Sukses Meski Elder Scrolls IV: Oblivion Rilis Mendadak

Author

Clair Obscur: Expedition 33 Tetap Sukses Meski Elder Scrolls IV: Oblivion Rilis Mendadak(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Rilis tak terduga dari Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered ternyata tidak menggoyahkan kesuksesan Clair Obscur: Expedition 33.

Publisher game asal Prancis ini menyebut kehadiran Oblivion justru ikut mendongkrak perhatian terhadap genre RPG.

Banyak yang awalnya mengkhawatirkan bahwa perilisan ulang Oblivion akan menutupi sorotan terhadap Clair Obscur: Expedition 33, RPG bergaya Jepang dengan sentuhan artistik khas dari Sandfall Interactive.

Namun, Matt Handrahan selaku direktur portofolio senior di Kepler Interactive menegaskan bahwa game mereka tetap tampil gemilang.

Kehadiran Oblivion Tak Berdampak Negatif

Dalam wawancaranya dengan The Game Business, Handrahan mengatakan, “Kedekatan waktu rilis dengan Oblivion sama sekali tidak merugikan kami.”

Ia menjelaskan bahwa sejak awal, Expedition 33 sudah punya identitas yang unik dan menonjol di genre-nya sendiri.

Baca Juga: Clair Obscur: Expedition 33 Capai 500.000 Kopi Terjual dalam 24 Jam

“Saat aku masih di media, aku melihat RPG Barat dan RPG Jepang punya daya tarik yang sangat berbeda.

Banyak gamer yang memainkan Elder Scrolls, tapi belum tentu tertarik dengan Final Fantasy, begitu juga sebaliknya,” jelasnya.

Momentum Sendiri dan Daya Tarik Game Pass

Menurut Handrahan, saat Clair Obscur dirilis, game ini sudah memiliki momentum kuat, harga yang kompetitif, serta dukungan dari Xbox Game Pass.

Semua itu membuat mereka yakin bahwa game ini akan menarik banyak pemain.

“Hasilnya berjalan luar biasa.

Bahkan, kehadiran Oblivion justru memperkuat atensi terhadap RPG secara keseluruhan minggu itu—semua orang jadi bicara soal genre ini,” tambahnya.

Data Crossover: Banyak Gamer Mainkan Keduanya

Menurut data dari Ampere Analysis, terdapat 35% pemain yang memainkan Clair Obscur dan Oblivion.

Di Xbox, crossover-nya bahkan mencapai 55%, mengingat kedua game tersedia di Game Pass sejak hari pertama.

Namun, di Steam dan PS5, persentasenya lebih rendah, masing-masing 22% dan 16%.

Waktu bermain di Xbox juga cenderung lebih singkat karena banyak pemain mencobanya via Game Pass.

Kepler Hampir Lewatkan Clair Obscur

Ternyata Kepler tidak langsung menyetujui proyek ini saat pertama kali melihatnya.

Sang CEO, Alexis Garavaryan, awalnya merasa masih ada beberapa aspek yang perlu dikembangkan.

Tapi setelah Sandfall kembali dengan versi yang telah diperbaiki, Kepler langsung memberikan lampu hijau dengan cepat.

“Saat publisher lain mulai mendekati mereka, kami sudah lebih dulu mengambil langkah," katanya.

Eksistensi Game AA dan Showcase Xbox

Game ini juga mendapatkan momentum besar setelah tampil di Xbox Summer Showcase bersama game AAA seperti Fable dan Gears of War.

Baca Juga: Clair Obscur: Expedition 33 Sebentar Lagi Hadir! Intip Kisahnya di Sini

Menurut Handrahan, hal ini membantu Expedition 33 menegaskan posisinya sebagai game kelas AA, yaitu game yang berada di antara skala kecil dan besar.

Penjualan Melejit Sejak Hari Pertama

Clair Obscur: Expedition 33 terjual sebanyak 500.000 kopi hanya dalam satu hari, dan angkanya melonjak menjadi satu juta dalam waktu tiga hari.

Sebuah prestasi luar biasa untuk game dengan pendekatan visual artistik dan sistem pertarungan penuh aksi yang dipuji banyak pihak.

Buat kamu pencinta RPG, ini adalah momen menarik di mana dua pendekatan berbeda dalam genre yang sama sama-sama bersinar.

Clair Obscur: Expedition 33 berhasil membuktikan bahwa karya baru dengan identitas kuat bisa bersaing bahkan di tengah kehadiran legenda seperti Oblivion.

Kalau belum mencobanya, sekarang mungkin saat yang tepat!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU