Rabu, 30 APRIL 2025 • 14:29 WIB

EA PHK 300 Karyawan dan Batalkan Game Titanfall Baru, Respawn Entertainment Jadi Korban Terbesar

Author

  Titanfall(Sumber:X/ScreenTime))

 INDOZONE.ID - Electronic Arts (EA) kembali menuai kontroversi setelah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap lebih dari 300 karyawan.

Tak hanya itu, proyek game terbaru Titanfall yang sangat dinantikan juga resmi dibatalkan.

Apa dampaknya buat kamu, para gamer?

Baca Juga: Respawn Putuskan untuk Setop Jual Titanfall Setelah 7 Tahun, Tapi Server Tetap Aktif

Pemangkasan Karyawan Terjadi Lagi di EA

Setelah tahun lalu memangkas sekitar 670 pegawai atau 5% dari total tenaga kerja globalnya, EA kini kembali mengambil langkah yang mengejutkan.

Dilaporkan oleh Bloomberg melalui jurnalis Jason Schreier, sekitar 300 hingga 400 posisi telah dipangkas.

Sekitar 100 di antaranya berasal dari Respawn Entertainment, studio di balik Apex Legends dan Star Wars Jedi.

EA menyebut langkah ini sebagai bagian dari “penyesuaian strategis” demi fokus pada prioritas jangka panjang.

“Kami melakukan perubahan yang selektif untuk menyelaraskan tim dan sumber daya secara lebih efektif, demi mendukung pertumbuhan ke depan,” tulis EA dalam pernyataan resminya.

Respawn Entertainment Kehilangan Dua Proyek

Respawn, studio yang juga berada di bawah naungan EA, turut terdampak besar.

Dalam pernyataannya, Respawn mengonfirmasi adanya penyesuaian pada tim pengembang Apex Legends dan Star Wars Jedi.

Studio ini juga menyebut telah menghentikan dua proyek yang masih dalam tahap awal pengembangan atau inkubasi.

Salah satu proyek tersebut, yang dikenal dengan kode R7, merupakan game extraction shooter yang mengambil latar semesta Titanfall.

Baca Juga: Apex Legends Season 11 Hadirkan Karakter Baru, Ash dari Game Titanfall 2!

Proyek ini dipimpin langsung oleh Steve Fukuda, kreator utama Titanfall 1 dan 2.

Sebelumnya, proyek ini sempat diumumkan tengah dalam tahap awal pengembangan pada awal 2024.

Sayangnya, pembatalan ini menjadikan R7 sebagai proyek Titanfall kedua yang dibatalkan oleh EA.

Pada tahun 2023 lalu, game crossover Apex Legends dan Titanfall yang diberi nama Titanfall Legends juga mengalami nasib serupa.

Masa Depan Apex dan Star Wars Jedi Masih Cerah

Meski kehilangan proyek penting, Respawn tetap berkomitmen terhadap pengembangan Apex Legends.

Tak hanya itu, Respawn juga tengah mempersiapkan seri terbaru dari Star Wars Jedi, yang dijanjikan akan menghadirkan peningkatan signifikan dalam kualitas cerita dan gameplay.

Ini tentu menjadi kabar baik buat kamu penggemar franchise Star Wars yang menantikan petualangan terbaru Cal Kestis.

Ironi di Balik Pemangkasan: Gaji CEO Mencapai Puluhan Juta Dolar

Di balik kabar duka ini, muncul ironi yang cukup mencolok.

Meski telah memecat lebih dari 1.800 karyawan sejak Maret 2023, laporan menyebut bahwa para eksekutif EA menerima total kompensasi sebesar USD 60 juta sepanjang tahun fiskal 2024.

Dari angka tersebut, CEO Andrew Wilson menerima bagian terbesar, yakni USD 25,6 juta.

 Kabar pemangkasan karyawan dan pembatalan game Titanfall terbaru tentu mengecewakan banyak pihak, khususnya kamu yang merupakan penggemar berat game tembak-tembakan berbasis mech ini.

Meski begitu, EA dan Respawn memastikan bahwa mereka akan tetap fokus menghadirkan pengalaman bermain yang solid lewat Apex Legends dan seri Star Wars Jedi.

Jika kamu berharap Titanfall akan kembali, tampaknya kamu harus bersabar lebih lama lagi.

Baca Juga: Respawn: Titanfall 3 Tidak Akan Diumumkan dalam Waktu Dekat!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU