INDOZONE.ID - Little Nightmares merupakan game horor-petualangan yang agak berbeda. Atmosfer game ini gelap banget dan visualnya unik, dibalut dengan cerita yang bikin penasaran.
Game ini langsung jadi favorit banyak orang sejak pertama kali rilis pada 28 April 2017. Jadi, apa sih yang bikin Little Nightmares spesial dan bikin susah move on?
Yuk, kita bahas lebih dalam mulai dari ceritanya sampai kesan yang ditimbulkan dari bermain game ini.
Gameplay dan Cerita Little Nightmares
Game ini dibuat sama Tarsier Studios dan dirilis sama Bandai Namco Entertainment. Kamu bisa main di PC, PlayStation 4, Xbox One, sampai Nintendo Switch. Genre game ini horor-petualangan dengan elemen puzzle-platformer.
Singkatnya, Little Nightmares sukses bikin gameplay sederhana, tapi tetap bikin para pemainnya tegang.
Di game ini, kamu bakal nemenin Six, seorang cewek kecil dengan jas hujan kuning, yang berjuang keluar dari dunia gelap bernama The Maw.
Baca Juga: Little Nightmares 3 Resmi Ditunda, Fans Harus Tunggu hingga 2025
The Maw merupakan tempat seram yang penuh dengan makhluk aneh dan bahaya di mana-mana.
Meskipun nggak ada dialog, cerita game ini disampaikan lewat visual dan lingkungan yang bikin pemain mikir sendiri. Temanya nggak cuma soal ketakutan, tapi juga bertahan hidup dan sisi gelap dunia.
Kalau soal gameplay, Little Nightmares pakai gaya puzzle-platformer. Kamu bakal sering memecahkan teka-teki, menghindari jebakan, dan kabur dari musuh-musuh yang seram.
Elemen stealth di game ini bikin kamu harus ekstra hati-hati, biar nggak ketahuan. Teka-tekinya nggak cuma seru, tapi juga bikin otak jalan terus sambil tetap menikmati eksplorasi.
Visual dan Audio yang Memukau
Nah, visualnya yang bikin game ini beda. Dunia Little Nightmares digambarkan dengan gaya surealis, gelap, dan detail banget. Setiap tempat di game ini bikin pemain merasa terjebak dan nggak pernah aman.
Sementara itu, audionya juga nggak kalah keren. Musik latarnya minimalis, tapi mencekam banget.
Efek suara kayak langkah kaki, derit pintu, sampai napas musuh, bikin suasana makin intens. Jadi, visual dan audionya benar-benar nge-blend sempurna.
Musuh-musuh Ikonik nan Seram
Lalu, dalam ceritanya, ada juga musuh-musuh yang nggak kalah ikonik. Sebut saja, The Janitor yang tangannya panjang banget, The Chefs yang penampilannya grotesk, sampai Lady, karakter misterius yang jadi bos di The Maw.
Semua musuh ini nggak cuma seram, tapi juga punya desain mencerminkan tema game. Jika kamu bertemu mereka, dijamin bikin adrenalin naik!
Pas pertama rilis, Little Nightmares langsung dapet banyak pujian. Akan tetapi, ada juga kritikan soal durasinya yang cukup pendek.
Baca Juga: Horeee, Game Little Nightmares Bakal Hadir di Platform Mobile
Meski begitu, game ini tetap dianggap salah satu game horor-petualangan terbaik. Little Nightmares nggak cuma sukses secara komersial, tapi juga punya pengaruh besar buat genre horor-petualangan.
Game ini bikin fanbase yang loyal dan bahkan punya sekuel serta DLC, seperti The Secrets of The Maw. Sampai sekarang, game ini tetap relevan dan jadi inspirasi buat game lain yang sejenis.
Jadi, udah siap buat masuk ke dunia mimpi buruk dalam game Little Nightmares?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Polygon, Metacritic.com