Rabu, 02 OKTOBER 2024 • 13:17 WIB

Nintendo Incar Youtuber yang Memainkan Emulator Nintendo Switch

Author

  Ilustrasi Penutupan Emulator Ryujinx

INDOZONE.ID - Nintendo dikenal sebagai salah satu penerbit yang paling ketat dalam melindungi hak cipta mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai proyek game buatan penggemar yang menjanjikan juga telah dihentikan.

Bahkan perusahaan besar seperti Pocketpair, pengembang Palworld, kini menghadapi gugatan hukum terkait pelanggaran paten dengan Nintendo.

Dalam beberapa bulan terakhir, Nintendo tampaknya semakin memperketat pengawasan terhadap emulasi.

Salah satu buktinya adalah tindakan yang mereka ambil terhadap YouTuber yang menampilkan rekaman game hasil emulasi.

Berdasarkan laporan dari Time Extension, YouTuber terkenal Retro Game Corps, yang mengulas sistem retro untuk menjalankan game klasik, mengklaim bahwa ia telah menjadi target Nintendo.

Retro Game Corps menjelaskan di komunitas YouTube dan akun Twitter-nya bahwa Nintendo telah mengirimkan dua peringatan hak cipta, yang terbaru terkait video yang memperlihatkan cuplikan Wii U hasil emulasi.

Ia mengungkapkan sedang mempertimbangkan kemungkinan tindakan hukum balasan, namun merasa ragu untuk melawan perusahaan besar seperti Nintendo.

Baca Juga: Peluncuran NeoDuel: Backpack Monsters - Autobattler Berwarna yang Menggugah

Emulator Populer Ryujinx Telah Ditutup Oleh Nintendo

Postingan di X.com Terkait Penutupan Emulator Populer Ryujinx

Dengan dua peringatan hak cipta yang ia terima, Retro Game Corps kini meninjau ulang semua videonya, mengaburkan rekaman game Nintendo, dan memutuskan untuk tidak menampilkan game dari perusahaan tersebut di konten masa depan.

Situasi ini membingungkan, terutama karena sebagian besar kontennya berfokus pada game yang sudah tidak dijual secara resmi oleh Nintendo.

Nintendo juga telah menutup emulator Ryujinx, salah satu emulator populer untuk game Nintendo Switch.

Penutupan ini diumumkan di server Discord Ryujinx dan dibagikan di Twitter oleh pengguna OatmealDome.

Dalam pernyataan tersebut, disebutkan bahwa Nintendo mencapai kesepakatan dengan pengembang emulator untuk menghentikan proyeknya dan menutup semua aset terkait.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi, kemungkinan besar Nintendo memberi ultimatum untuk menghapus semua konten atau menghadapi tindakan hukum.

Ini hanyalah dua contoh terbaru dari langkah tegas Nintendo terhadap emulasi.

Belum diketahui apakah ada YouTuber lain yang menjadi target mereka, namun mengingat banyaknya konten terkait game klasik Nintendo di YouTube, kemungkinan pembuat konten lain juga harus lebih berhati-hati di masa mendatang.

Baca Juga: Epic Games Hadirkan Fitur Kendali Waktu Bermain untuk Fortnite, Orang Tua Kini Dapat Atur Durasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: X.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU