INDOZONE.ID - Motoi Sakuraba adalah seorang komposer musik dan keyboardist kelahiran prefektur Akita, Jepang pada 5 Agustus 1965. Ia adalah alumni Universitas Meiji asal Chiyoda, Tokyo.
Saat masih di bangku kuliah, Motoi pernah tergabung dalam sebuah grup band beraliran progresif rock bernama Clashed Ice. Band tersebut hanya beranggotakan 2 orang saja, Motoi sebagai keyboardist dan temannya yang bernama Genta Kudo sebagai vokalis dan juga drummernya.
Usai lulus kuliah, band tersebut dilirik oleh produser musik Shingo Ueno, setelah itu mereka pun menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan rekaman Made in Japan Records.
Clashed Ice pun merekrut satu anggota barunya yang bernama Tetsuya Nagatsuma sebagai bassist. Dengan adanya seorang bassist, band tersebut berganti nama menjadi Deja Vu.
Baca Juga: Hasil Seluruh First Match VCT Champions Seoul 2024: Paper Rex Turun ke Lower Bracket
Deja Vu hanya menghasilkan 1 album saja di tahun 1988 yang bertajuk "Baroque in the Future". Dari sinilah bakat Motoi sebagai komposer musik mulai terbentuk, karena dirinyalah yang menggarap semua lagu dalam album tersebut.
Sayangnya, Deja Vu bubar setahun setelah mengeluarkan albumnya. Meski sudah tidak menjadi seorang anak band, Motoi tetap mengasah bakatnya sebagai komposer musik. Dan pada tahun 1991, Motoi merilis album solonya yang berjudul "Gikyokuonsou".
Motoi bergabung dengan Wolf Team, sebuah kelompok penggubah lagu untuk perusahaan developer game Bandai Namco. Ia bekerja sama dengan komposer musik game lainnya, yaitu Masaaki Uno dan Yasunori Shiono.
Baca Juga: MDL ID Season 10 Siap Dimulai, Penampilan Perdana Tim Perempuan Untuk Unjuk Gigi!
Tim tersebut kemudian berganti nama menjadi Namco Tales Studio sejak tahun 2003 sampai saat ini. Karier Motoi sebagai komposer musik mulai mengalami peningkatan usai menggarap soundtrack untuk serial game "Tales" sejak tahun 1995 sampai sekarang.
Masaaki Uno juga bekerja untuk studio Camelot Software Planning, sebuah perusahaan developer game yang berafiliasi dengan Nintendo. Studio ini umumnya mengerjakan beberapa judul game olahraga buatannya Nintendo.
Dengan adanya kerja sama antara Masaaki dan Motoi, maka terciptalah soundtrack musik dalam serial game "Mario Golf" dan "Mario Tennis". Selain 2 serial game tadi, kolaborasi antara keduanya juga menciptakan soundtrack musik untuk serial game "Golden Sun".
Motoi juga bekerja sama dengan mantan rekannya di Namco Tales Studio yang bernama Jun Asanuma dan Yoshiharu Gotanda dengan membentuk sebuah studio game bernama tri-Ace.
Studio ini merupakan perusahaan developer game yang bekerja sama dengan Square Enix. Dari studio ini, terciptalah serial game "Star Ocean" dan "Valkyrie Profile".
Di tahun 1999, Motoi diajak berkolaborasi lagi dengan rekan lamanya, Hiroya Hatsushiba. Mereka berdua mendirikan sebuah perusahaan developer game baru bernama tri-Crescendo.
Dari kerja sama ini, soundtrack musik untuk game "Baten Kaitos: Eternal Wings and the Lost Ocean" tercipta. Game tersebut merupakan game garapan Monolith Soft yang dirilis di tahun 2003 untuk konsol Nintendo GameCube.
Monolith Soft mengaku puas dengan musik garapannya Motoi. Alhasil, Motoi pun dipanggil kembali oleh Monolith Soft untuk menggarap musik dari game "Baten Kaitos Origins" dan "Eternal Sonata".
Baca Juga: Full Roster Tim MPL Indonesia Season 14: Debut Coach Rekt dan Comeback-nya Marsha
Selain beberapa judul game tadi, Motoi juga menggarap musik untuk serial game "Super Smash Bros", "Kid Icarus: Uprising", "Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes" dan "One Piece Odyssey".
Di tahun 2011, Motoi menelurkan karya fenomenalnya lewat serial game "Dark Souls", sebuah game bergenre action RPG hasil kolaborasi antara FromSoftware dan Bandai Namco. Game ini menjadi salah satu game fenomenal di dunia karena gameplay-nya yang sangat menguras emosi pemainnya.
Motoi juga kembali sebagai komposer musik "Dark Souls II" di tahun 2014 dan "Dark Souls III" di tahun 2016.
Baca Juga: Daftar Game yang akan Rilis Bulan Agustus 2024, Ada Gundam Breaker 4 dan Black Myth: Wukong
Bukan cuma game, Motoi juga menjadi penggubah musik di beberapa judul anime. Ia menjadi komposer musik anime untuk pertama kalinya di tahun 2000, dengan karya perdananya di anime "Gensomaden Saiyuki". Selama medio 2000-2003, Ia sudah menciptakan musik untuk 6 judul anime.
Sejak tahun 2008, Motoi menggarap musik untuk serial anime "Tales", mulai dari "Tales of the Abyss", "Tales of Zestiria: Dawn of the Shepherd" dan "Tales of Zestiria the X". Bersamaan dengan itu, Motoi juga menelurkan album solo terbarunya yang berjudul "Forest of Glass". Motoi pun merilis 3 album lainnya, "After All..." yang dirilis di tahun 2011, "What's Up?" dan "Passage" di tahun 2013.
Pada bulan Juli 2003, Motoi mengadakan konser perdananya dengan memainkan sejumlah musik garapannya di beberapa judul game. Dalam konsernya itu, Ia mengajak 2 orang musisi lainnya, Atsushi Hasegawa sebagai bassist dan Toshihiko Nakamura sebagai drummer.
Baca Juga: GTA V Bakal Hadir di Xbox Game Pass untuk PC
Grup band tersebut kembali tampil di tahun berikutnya dengan membawakan soundtrack dari game "Baten Kaitos" dan lagu lainnya. Motoi juga tampil dalam konser perilisan game "Valkyrie Profile 2: Silmeria" di tahun 2006.
Di tahun 2011, Motoi tampil di acara Fantast Rock Fest. Dalam penampilannya, Ia berkolaborasi dengan band Earthbound Papas dan komposer musik game "Final Fantasy", Nobuo Uematsu.
Memasuki bulan Juni 2015, Motoi menjadi komposer musik dalam acara Tales of Festival yang digelar di Yokohama Arena. Acara serupa pun digelar kembali pada tahun 2020, dimana Motoi menampilkan lagu berjudul "Endless Journey" sebagai perayaan 25 tahun serial "Tales".
Motoi juga pernah tampil sebagai komposer tamu pada acara Orchestral Memories 2017 yang digelar di Paris, Perancis. Di acara tersebut, Motoi membawakan beberapa soundtrack dari game "Tales" dan "Dark Souls".
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wikipedia, CBR, Deviantart, RPG Spain, Facebook @Lukie Games