Kontroversi Karakter Yasuke di 'Asassin's Creed: Shadows', Samurai Kulit Hitam yang Ternyata Ada Sejarahnya di Jepang
INDOZONE.ID - Belum lama ini, Ubisoft merilis trailer untuk judul game baru mereka, yaitu "Assassin's Creed: Shadows". Game yang sebelumnya disebut sebagai proyek "Code: Red" ini berlatar di Jepang pada masa Sengoku dulu.
Game yang dirilis untuk PC, PS5, Xbox Series X/S dan Amazon Luna pada 15 November 2024 nanti akan berfokus pada kisah Naoe, seorang ninja yang diceritakan sebagai putri fiksional dari Fujibayashi Nagato, seorang ninja legendaris yang kisahnya tercatat dalam sejarah Jepang.
Nah, ada 1 karakter lainnya yang jadi fokus utama netizen, yaitu Yasuke. Dia adalah seorang pendekar samurai berkulit hitam yang menjadi anak buah dari Panglima perang legendaris Jepang, yaitu Nobunaga Oda. Yasuke yang berasal dari Afrika ini menjadi pembicaraan netizen karena mereka mengira kalau Ubisoft memasukkan sebuah agenda dari kaum Social Justice Warrior alias SJW.
Tapi tahu nggak sih kalian kalau sebenarnya keberadaan Yasuke sang samurai dari Afrika ternyata benar-benar ada dalam sejarah Jepang? Seperti apa fakta sejarahnya? Berikut ini faktanya yang diambil dari berbagai sumber.
Baca Juga: Biar Muridnya Gak Ngantuk, Guru Ini Pakai Game Assassin Creed untuk Belajar Sejarah
Yasuke, Sang Misionaris Asal Afrika yang Jadi Anak Buah Nobunaga Oda
Kisah hidup Yasuke tercatat dalam beberapa catatan historis, antara lain "Nobunaga Official Chronicle", "Matsudaira Ietada Diary", "Histoire de l'eglise du Japon", "Histoire Ecclésiastique Des Isles Et Royaumes Du Japon" dan dari surat milik seorang misionaris asal Portugis bernama Luis Frois.
Yasuke adalah seorang pemuda berumur 26 tahun beragama Nasrani. Ia berasal dari tanah Afrika, lebih tepatnya dari Mozambik. Ia diketahui berada di Jepang selama kurang lebih 3 tahun, yakni sejak 17 Agustus 1579 sampai 21 Juni 1582. Konon katanya, Ia adalah seorang budak milik Alessandro Valignano, seorang pendeta Nasrani asal Italia. Alessandro membawa Yasuke usai menyebarkan agama Nasrani di India, kemudian Ia melakukan tugas keagamaannya ke Jepang.
Alessandro beserta kelompoknya berfokus pada misinya dalam menyebarkan agama mereka. Sampai pada tahun 1581, mereka berniat untuk memperkenalkan agama Nasrani kepada sang Panglima perang tersohor di Jepang saat itu, Nobunaga Oda.
Pada 27 Maret 1581, Alessandro beserta Luis Frois, Organtino dan Yasuke akhirnya bisa bertemu dengan Nobunaga Oda. Ketika melihat Yasuke, Oda mengaku terkejut karena ini adalah pertama kalinya Ia melihat seorang berkulit hitam.
Oda meminta Yasuke untuk melepas pakaiannya untuk membuktikan keaslian dari warna kulitnya Yasuke. Kemudian, Oda meminta para pesuruhnya untuk membasuh tubuhnya Yasuke. Oda semakin terkejut karena saat Yasuke dibersihkan, kulitnya semakin gelap, membuatnya semakin tertarik padanya.
Baca Juga: Genesis Dogma Pengin Ulang Sejarah di FFML Season 8: Kita Yakin Juara Lagi!
Semenjak itu, Oda meminta Alessandro untuk mengizinkan Yasuke sebagai anak buahnya. Tentu saja sang pendeta mengizinkannya dan dari sinilah kisah Yasuke sebagai anak buah Nobunaga Oda dimulai. Fun fact, nama Yasuke ini baru diberikan usai direkrut oleh Nobunaga Oda. Sampai sekarang, tidak diketahui siapa nama asli dari Yasuke.
Kisah Yasuke Bersama Nobunaga Oda
Yasuke ikut bersama Nobunaga Oda ke Azuchi, Provinsi Omi. Kemudian pada 11 Mei 1582, Yasuke ikut dengan Oda dalam tur inspeksi ke wilayah bekas pendudukannya Takeda Shingen di Provinsi Kai. Dalam tur tersebut, Yasuke bertemu dengan Matsudaira Ietada, anak buah dari Ieyasu Tokugawa.
Pada 14 Mei 1582, Yasuke sempat ikut kembali dengan Luis Frois ke Provinsi Echizen untuk melakukan misi keagamaannya. Barulah pada 30 Mei 1582, Yasuke kembali ke Kyoto untuk ikut lagi dengan Nobunaga Oda.
Akhir Kisah yang Misterius
Pada 21 Juni 1582, Nobunaga Oda dikhianati oleh anak buahnya yang bernama Mitsuhide Akechi dalam sebuah momen bersejarah yang dikenal sebagai Insiden Honno-ji. Dari kejadian ini, Oda meninggal dunia.
Yasuke pun mengetahui kabar mengenai kematian majikannya. Kemudian, Ia diperintahkan ke Nijo Shin-gosho, kediaman dari putra sulungnya Oda, yaitu Nobutada Oda.
Yasuke pergi ke tempat tujuan, tapi sialnya di sana adalah perangkap, dimana Mitsuhide Akechi beserta pasukannya mendiami kediamannya Nobutada. Dari sini, nasib dari Yasuke mulai menjadi perdebatan.
Dari laporannya Luis Frois sendiri, Yasuke sempat mendapat tindakan diskriminasi dari kelompoknya Mitsuhide Akechi, sebelum akhirnya dibuang ke wilayah Nanban-ji. Selama di tempat pembuangannya, Yasuke dirawat oleh para misionaris dari kelompok Jesuit, kelompok yang sama dengan kelompoknya Alessandro Valignano dan Luis Frois. Yasuke dikabarkan kembali bertemu dengan Luis sekitar bulan November 1582, 5 bulan pasca Insiden Honno-ji.
Baca Juga: Bandai Namco Umumkan Eddy Jadi Karakter DLC Pertama Tekken 8
Akan tetapi, sampai sekarang catatan sejarah tentang Yasuke pasca kematiannya Nobunaga Oda masih belum terbukti valid di kalangan ahli sejarah.
Selain tertulis dalam beberapa catatan, ada sejumlah lukisan yang diduga menampilkan sosok Yasuke di dalamnya. Di Museum Kota Sakai, Osaka, ada sebuah lukisan yang memperlihatkan seorang pria kulit hitam sedang bergulat sumo dengan pribumi Jepang.
Lukisan yang dibuat pada tahun 1605 ini, konon katanya menampilkan Yasuke yang sedang bergulat dengan Hidetsugu Toyotomi, keponakan dari Panglima legendaris Hideyoshi Toyotomi. Diperlihatkan juga kalau dalam lukisan itu, Nobunaga Oda menonton pertandingan gulat itu.
Tanda-tanda keberadaan Yasuke
Ada juga sebuah kotak tinta yang dibuat pada era 1590-an buatan seorang pelukis asal Jepang. Pada kotak tersebut terdapat lukisan seorang pria kulit hitam berpakaian layaknya seorang misionaris Nasrani. Pria tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Yasuke.
Terakhir ada lukisan karya Kano Naizen yang diberi nama "Nanban Byobu", yang menampilkan orang-orang Eropa yang membawa budak mereka ke Jepang. Terlihat juga bahwa dalam lukisan tersebut orang-orang Eropa membawa budaknya yang memiliki kulit gelap. Spekulasi pun muncul bahwa salah satu budak berkulit gelap tersebut adalah Yasuke.
Baca Juga: Inilah Wajah Asli Karakter Ikonik Ghost di Call Of Duty Modern Warfare
Tapi, perlu diingat kalau sejarah mengenai Yasuke ini masih dipertanyakan validitasnya oleh para ahli sejarah, baik itu catatan sejarahnya maupun lukisannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber