Kamis, 02 JANUARI 2025 • 19:57 WIB

China Uji Coba Kereta Super Cepat Maglev, Lebih Kencang dari Pesawat

Author

kereta maglev super cepat dengan kecepatan mencapai 1.000 km/jam.

INDOZONE.ID - China berhasil menguji coba kereta maglev super cepat dengan kecepatan mencapai 1.000 km/jam. Kecepatan ini bahkan melampaui rata-rata pesawat komersial.

Kereta yang dijuluki "kereta terbang berkecepatan tinggi" T-Flight ini adalah bagian dari sistem hyperloop maglev.

Teknologi ini dirancang untuk memanfaatkan magnetik levitasi, memungkinkan kereta melayang di atas rel tanpa gesekan. Hasilnya? Perjalanan yang lebih cepat, efisien, dan nyaman.

Uji Coba Perdana di Shanxi

Uji coba dilakukan di Provinsi Shanxi, China utara, oleh tim pengembang yang melibatkan produsen rudal terbesar di China.

Proyek ini berhasil meningkatkan kesiapan teknologi dan membuka jalan untuk uji coba lanjutan di masa depan.

"Uji coba ini meningkatkan kematangan teknis sistem, memberikan dasar kokoh untuk pengembangan selanjutnya," ungkap salah satu perwakilan proyek.

Baca Juga: Sumber Listrik di Kereta yang Kamu Harus Tahu!

Bagaimana Kerja Teknologi Maglev?

Teknologi maglev memanfaatkan gaya magnet untuk mendorong dan menarik kereta.

Sistem ini mengurangi hambatan udara dengan menggunakan pipa tertutup bertekanan rendah. Tanpa roda atau rem berat, kereta maglev menjadi jauh lebih ringan dan hemat energi.

Kereta T-Flight bergerak di dalam pipa sepanjang 2 kilometer yang tekanannya telah dikurangi. Dengan bantuan tiga jenis magnet, sistem ini menjaga kereta tetap melayang, mempercepat, dan memperlambatnya sesuai kebutuhan.

Hal ini memungkinkan kereta mencapai kecepatan hingga 1.000 km/jam, melebihi sebagian besar pesawat komersial.

Baca Juga: Inspiratif, Guru di China Gunakan Papan Tulis Layar Sentuh untuk Mengajar Matematika

Rekor Kecepatan Dunia

Jalur uji coba di Shanxi dibangun mulai April 2022 dan rampung pada November 2023.

Beberapa bulan setelah selesai, model hyperloop maglev ini berhasil memecahkan rekor dunia dengan kecepatan 623 km/jam selama uji coba.

Impian Transportasi Masa Depan

Kereta maglev ini dirancang untuk menghubungkan kota-kota besar di China. 

Sebagai contoh, perjalanan antara Beijing dan Shanghai yang sejauh 1.214 km bisa ditempuh hanya dalam 90 menit.

Ide transportasi berkecepatan tinggi dalam tabung vakum pertama kali muncul lebih dari satu abad lalu oleh Robert Goddard, seorang pelopor roket asal AS. 

Konsep ini kembali populer pada 2012 ketika Elon Musk, CEO SpaceX, mempresentasikan proposal "hyperloop."

Namun, upaya Musk untuk merealisasikan proyek tersebut menemui jalan buntu pada akhir 2023.

Meski demikian, berbagai negara, termasuk China, Korea Selatan, Jepang, India, UEA, dan Swiss, kini berlomba membangun model hyperloop mereka sendiri.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Railtech

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU