Selasa, 16 JULI 2024 • 11:32 WIB

6 Negara dengan Tarif Internet Termahal di Dunia, 1 GB Dijual Rp750 Ribu!

Author

Negara Malawi (foto: naturetrek)

INDOZONE.ID - Internet telah menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan modern saat ini. Meski demikian, tarif internet dapat sangat bervariasi di seluruh dunia.

Beberapa negara membebankan biaya yang cukup tinggi untuk akses internet, harga internet bisa mencapai ratusan ribu rupiah per gigabyte. Dan membuatnya menjadi barang mewah bagi sebagian penduduknya. 

Yuk, simak enam negara dengan tarif internet paling mahal di dunia:

1. Malawi

Negara Malawi (foto: Naturetrek)

Malawi juga termasuk dalam daftar negara dengan tarif internet yang mahal. Di negara ini, harga rata-rata untuk 1 GB data internet adalah sekitar Rp375.000.

Faktor yang mempengaruhi harga tinggi ini adalah infrastruktur jaringan yang kurang memadai dan rendahnya tingkat persaingan antar penyedia layanan. Selain itu, banyak daerah di Malawi yang masih belum terjangkau oleh jaringan internet, terutama di pedesaan.

Baca Juga: 5 Tips Penting Memilih WiFi Publik saat Akses Internet Agar Lebih Aman

2. Burundi

Negara Burundi (foto: Enabel)

Burundi, sebuah negara kecil di Afrika Timur, memiliki salah satu tarif internet termahal di dunia. Biaya rata-rata untuk 1 GB data internet bisa mencapai sekitar Rp 405.000 (dengan kurs USD ke IDR sekitar Rp 16.000).

Tingginya biaya ini disebabkan oleh infrastruktur yang kurang berkembang dan biaya operasional yang tinggi bagi penyedia layanan internet. Selain itu, konektivitas di Burundi juga terbatas karena kurangnya akses ke kabel bawah laut yang menyediakan internet kecepatan tinggi.

3. Kepulauan Falkland

Kepulauan Falkland (foto: journey latin america)

Di Kepulauan Falkland, yang terletak di Samudera Atlantik Selatan, harga internet tak jauh berbeda dengan Saint Helena, yaitu sekitar Rp 571.000/ per 1 GB.

Biaya tinggi ini juga dipicu oleh faktor geografis dan infrastruktur yang terbatas, diperparah dengan sejarah kelam Perang Falklands antara Inggris dan Argentina.

4. Saint Helena

Negara Saint Helena (foto: Alamy/BBC Travel)

Di puncak daftar ini terdapat Saint Helena, sebuah kepulauan terpencil di Samudera Atlantik Selatan. Di sini, rata-rata pengguna harus merogoh kocek hingga Rp 614.000/per 1 GB. 

Saint Helena terletak jauh dari daratan utama, sehingga membangun dan memelihara infrastruktur jaringan menjadi sangat mahal. Infrastruktur telekomunikasi di Saint Helena masih terbilang minim. 

5. Zimbabwe

Negara Zimbabwe (foto: TechCabal)

Zimbabwe, negara yang dilanda krisis ekonomi berkepanjangan, memiliki harga internet yang tinggi, yaitu sekitar Rp 656.000/ per 1 GB. Hiperinflasi dan infrastruktur yang buruk menjadi faktor utama di balik mahalnya biaya internet di negara ini.

6. Equatorial Guinea

Negara Equatorial Guinea (foto: Enabel)

Negara kecil di Afrika Tengah ini memiliki harga internet yang sangat mahal, mencapai Rp 739.000 per gigabyte. Akar permasalahan utama terletak pada monopoli pasar oleh satu perusahaan telekomunikasi, yaitu GTE.

Minimnya persaingan membuat GTE bebas menentukan harga tanpa kontrol, sehingga memberatkan pengguna internet di Equatorial Guinea.

Baca Juga: 7 Virus Komputer Berbahaya yang Beredar di Internet

Tingginya tarif internet di beberapa negara disebabkan oleh infrastruktur yang kurang memadai, rendahnya persaingan, dan tantangan geografis serta politik. Akibatnya, akses internet menjadi mahal dan terbatas, mempengaruhi perkembangan ekonomi dan sosial.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube/ Hanya Mitos

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU