INDOZONE.ID - Perkembangan Artificial Intelligence (AI) tengah menjadi kekhawatiran masyarakat saat ini. Bagaimana tidak, banyak pekerjaan yang semula dilakukan oleh manusia perlahan mulai tergantikan oleh teknologi AI.
Namun di balik kekhawatiran tersebut, AI juga membawa perubahan positif yang tak bisa diabaikan. Salah satunya adalah terciptanya peluang pekerjaan baru.
3 Pekerjaan yang Muncul Berkat AI
Simak 3 pekerjaan berikut yang muncul berkat adanya kecerdasaan buatan atau AI.
Baca Juga: Ini Kecanggihan GPT-4o: Generasi Terbaru AI dari OpenAI
1. Prompt Writer
Prompt writer adalah orang yang memberikan perintah kepada AI berupa teks. Prompt writer memiliki tugas untuk membuat perintah dan pertanyaan kepada AI agar mendapatkan jawaban yang maksimal. Tentu profesi ini masih masih dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, karena sebagian orang masih menganggap bahwa menulis perintah untuk AI bisa dilakukan oleh semua orang.
Namun, yang membedakan perintah dari seorang prompt writer profesional dengan yang bukan, adalah tingkat spesifisitas dan kejelasan pertanyaannya. Prompt writer harus memiliki kemampuan untuk menyusun perintah yang sangat spesifik dan jelas agar AI dapat memahami dan merespons dengan akurasi tinggi. Keahlian ini memerlukan pemahaman mendalam tentang cara kerja AI dan bagaimana merumuskan instruksi yang efektif.
Jika orang pada umumnya menulis perintah atau instruksi dengan kalimat "tolong buatkan saya content plan selama 1 minggu", seorang prompt writer akan lebih spesifik dalam memberikan instruksi yang lebih spesifik. Contohnya, "posisikan diri kamu sebagai seorang senior content marketing specialist yang telah memiliki jam terbang yang cukup banyak di bidang tersebut. buatkan saya content calendar atau content plan yang tepat untuk meningkatkan awareness dan engagement. media yang akan digunakan adalah instagram. dengan segmentasi audience orang berumur 20-40 tahun yang memiliki kebutuhan akan jasa fotografer dan freelance serta keinginan untuk bekerja sebagai freelance."
Untuk menjadi seorang prompt writer diperlukan kemampuan linguistik dan pemahaman program yang cukup. Oleh karena itu, profesi ini akan sangat dibutuhkan di era AI ini.
2. AI Artist
Meskipun terdapat pro kontra terkait apakah pekerjaan ini layak disebut artist atau tidak, AI artist atau seniman AI adalah profesi yang semakin populer akhir-akhir ini. Seperti prompt writer, AI artist juga memberikan instruksi kepada AI dalam bentuk teks. Namun, yang membedakan mereka dari prompt writer biasa adalah AI artist memberikan perintah kepada AI dengan tujuan menghasilkan output berupa gambar.
Untuk menciptakan karya seni AI, diperlukan platform khusus. Salah satu platform yang dapat digunakan adalah MidJourney. MidJourney adalah platform yang dirancang khusus untuk membuat gambar berdasarkan perintah yang dituliskan oleh penggunanya. Dengan MidJourney pengguna dapat membuat gambar hanya dengan memasukan prompt atau perintah ke dalam kolom perintah.
Meski terdengar sepele, untuk menghasilkan gambar yang optimal, kita harus memahami aturan-aturan pengambilan gambar saat membuat prompt. Ini meliputi jenis pengambilan gambar yang ingin diterapkan, teknik pencahayaan yang digunakan, dan gaya yang diinginkan, sehingga dapat menghasilkan output gambar yang maksimal.
Baca Juga: Gawat! Penelitian ini Klaim AI Sudah Belajar Cara Menipu Manusia
3. Musisi AI
Sama seperti kedua profesi sebelumnya, seorang musisi AI memberikan perintah kepada AI dengan cara memasukan prompt. Seorang musisi AI memberikan perintah kepada AI dengan memasukkan prompt. Namun, yang membedakan profesi ini adalah bahwa musisi AI menghasilkan output berupa musik atau lagu.
Salah satu AI yang dapat kita gunakan untuk membuat musik adalah Suno AI. Dilansir Gamebott, tujuan dibuatnya AI yang mampu menciptakan musik ini tidak lain dan tidak bukan untuk membantu netizen dalam membuat karya tanpa harus effort.
Meskipun terdengar sederhana, seorang musisi AI harus memiliki pengetahuan yang luas tentang dunia musik untuk dapat memasukkan prompt yang optimal. Pengetahuan ini mencakup pemahaman tentang genre musik dan cara membuat musik yang enak didengar, sehingga dapat menghasilkan output yang maksimal.
Musisi AI memang tidak dapat dikategorikan sebagai pekerja seni, tetapi dengan bantuan AI pekerja seni dapat memanfaatkan AI sebagai inspirasi dalam membuat lagu atau musik. AI dapat membantu menghasilkan melodi, ritme, atau bahkan lirik yang unik, yang kemudian dapat dikembangkan lebih lanjut oleh musisi.
Dengan demikian, AI tidak hanya membantu dalam proses kreatif, tetapi juga membuka peluang bagi munculnya kolaborasi antara teknologi dan seni, menciptakan karya-karya yang inovatif dan menarik.
Jadi, bagaimana menurut kalian? Apakah kalian siap untuk menyambut peluang baru yang ditawarkan oleh AI? Yuk, saatnya kita lihat masa depan dengan lebih optimis dan melihat setiap peluang yang dibawa oleh kemajuan teknologi dan terus berinovasi untuk masa depan yang lebih kreatif serta beradaptasi dengan setiap perubahan yang ada.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TikTok/@RaymondChins