INDOZONE.ID - Perusahaan OpenAI berencana untuk uji tayang iklan di dalam ChatGPT pada beberapa pekan kedepan.
Perusahaan tersebut menyebut bahwa pengguna orang dewasa di AS dengan layanan gratis dan Go bakal melihat produk dan layananan bersponsor. Iklan ini bakal muncul di bawah percakapan mereka dengan chatbot.
“Iklan akan diberi label dengan jelas dan dipisahkan dari jawaban organik,” kata OpenAI.
Namun, konten bersponsor tersebut disebut tidak akan memengaruhi jawaban yang diberikan dari ChatGPT. Sementara itu, OpenAI disebut tidak akan menampilkan iklan saat pengguna membahas topik sensitif, seperti kesehatan, kondisi mental, dan isu politik.
Baca juga: PP TUNAS Resmi Berlaku, Meutya Hafid Tekankan Peran Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
Iklan Bisa Dinonaktifkan
Selain itu, OpenAI juga tidak akan menayangkan iklan ke remaja di bawah usia 18 tahun. OpenAI juga menegaskan bahwa ia tidak akan membagikan data ke para pengiklan. Pengguna juga akan diberikan opsi nonaktifkan personalisasi iklan dan menghapus data.
“Kami akan selalu menyediakan cara agar pengguna tidak melihat iklan di ChatGPT, termasuk melalui paket berbayar yang bebas iklan,” jelas OpenAI.
Para pengguna juga bisa menutup iklan, tapi setelah itu diminta untuk menjelaskan kenapa tidak tertarik dengan iklan tersebut. Di sisi lain, pengguna bisa menanyakan pertanyaan lanjutan mengenai konten iklan tersebut.
“Mengingat kemampuan AI, kami antusias mengembangkan pengalaman baru dari waktu ke waktu yang dirasa pengguna lebih membantu dan relevan dibanding iklan lainnya. Antarmuka percakapan membuka peluang bagi pengguna untuk melampaui pesan dan tautan statis,” ujar OpenAI.
OpenAI juga menegaskan akan fokus jangka panjang pada pengembangan produk yang bernilai, jadi banyak orang dan bisnis bersedia membayarnya.
Baca juga: Tak Cuma Soal Kecepatan, Internet Rumahan Harus Penuhi Stabilitas dan Dukungan Teknis
Layanan ChatGPT Go
OpenAI juga mengumumkan peluncuran langganan ChatGPT Go untuk pengguna di Amerika Serikat. Paket ini pertama kali diluncurkan di India pada Agustus tahun lalu. Biaya layanan ini dibanderol lebih rendah dari paket Plus dna Pro.
Baca juga: 5 Tips Penting Sebelum Beli Handphone Biar Gak Salah Pilih dan Rugi
ChatGPT Go dibanderol 8 USD per bulan, lebih mudah 12 USD dari harga bulanan paket blus. Layanan ini juga menawarkan batas penggunaan pesan, unggahan file, dan pembuatan gambar 10 kali lipat lebih tinggi.
Selain itu, layanan ini memperluas memori dan jendela konteks, chatbot akan lebih mampu mengingat detail dari percakapan sebelumnya. Namun, pada layanan ini tetap ada iklan yang ditampilkan.
Jika ingin menikmati layanan bebas iklan, pengguna perlu berlangganan paket OpenAI lebih mahal, seperti Plus dan Pro.
Diketahui, OpenAI sudah melakukan percobaan iklan di dalam ChatGPT sejak akhir tahun lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Engadget