Bye Sampah Chaos! Tips Hidup Ramah Lingkungan yang Praktis dan Anti Ribet Hanya dari Satu Aplikasi Saja
INDOZONE.ID Pernah nggak sih merasa ingin hidup lebih ramah lingkungan, tapi keburu menyerah karena kelihatannya ribet? Kenyataannya, niat baik sering kandas cuma karena prosesnya terasa terlalu panjang dan merepotkan.
Kabar baiknya, sekarang menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal yang paling dekat, yaitu handphone di genggamanmu
Penasaran bagaimana caranya berikut informasi lengkapnya.
Solusi Praktis Kirim Sampah Daur Ulang Langsung dari Rumah
Sekarang nggak ada lagi alasan buat malas memilah sampah, karena akses ke stasiun daur ulang semakin mudah.
Baca juga: 3 Aplikasi Keyboard Android Terbaik yang Optimal untuk Perangkat Xiaomi
Lewat integrasi teknologi terbaru dari aplikasi rekosistem, kamu bisa memesan layanan antar-jemput sampah daur ulang hanya melalui aplikasi ini di HP tanpa harus keluar rumah.
"Kita merasa bahwa setiap proses itu bakal jadi barrier buat masyarakat bisa mulai daur ulang dengan cara yang mudah melalui hp," ungkap Ernest Christian Layman selaku CEO Rekosistem saat jumpa pers di Jakarta Selatan (14/01/25)
Melalui aplikasi rekosistem, kamu cukup kemas sampahmu, panggil kurir melalui sistem yang terintegrasi (grab), dan biarkan mitra pengantar yang menjemputnya untuk dikelola secara profesional.
Dengan cara yang simpel tersebut, semua orang bisa berkontribusi menjaga bumi sekaligus mempermudah langkah nyata dalam menyelamatkan lingkungan.
Inovasi Pengelolaan Limbah untuk Para Pembisnis
Selain memudahkan para konsumen rumah tangga, aplikasi ini juga menyasar para pelaku usaha agar lebih bertanggung jawab atas limbah kemasan yang mereka hasilkan.
Baca juga: Google Gemini Siapkan Fitur Baru: Edit Gambar AI Langsung di Dalam Aplikasi
Kini mereka menyediakan titik-titik penjemputan khusus untuk kemasan ramah lingkungan yang selama ini sering membuat konsumen bingung harus membuangnya ke mana.
Komitmen ini bukan sekadar soal angka, karena faktanya perusahaan ini telah berhasil mengolah.
"lebih dari 85 ribu ton sampah dari para pelaku usaha sudah dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu hal yang bernilai." Tambah Ernest Christian Layman
Dengan sistem pelaporan yang transparan, setiap pelaku usaha bisa melihat dampak nyata dari aksi kecil yang mereka lakukan bagi ekosistem secara berkelanjutan.
Inilah saatnya kita beralih ke gaya hidup sirkular di mana sampah bukan lagi akhir, melainkan awal dari sesuatu yang baru dan bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan