Rabu, 17 SEPTEMBER 2025 • 18:11 WIB

Windows 12: Rumor, Bocoran, dan Sedikit Harapan

Author

Ilustrasi Windows 12. (dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Ngomongin soal Windows memang nggak pernah ada habisnya. Belum lama ini Microsoft masih sibuk promosiin Copilot dan update gede Windows 11, eh kabar soal Windows 12 sudah rame beredar. 

Padahal, kalau dilihat dari pola perilisan sebelumnya, kayaknya OS baru ini masih agak jauh. Tapi namanya juga rumor, justru di situlah serunya.

Kalau flashback sebentar, Windows 10 keluar tahun 2015, lalu enam tahun kemudian lahirlah Windows 11. Kalau ngikutin ritme itu, berarti Windows 12 baru muncul 2027. 

Jadi yang berharap tahun depan langsung bisa instal Windows 12 mungkin harus sabar dulu. Microsoft sendiri sudah bilang 2025 bakal jadi tahunnya Windows 11 refresh, jadi jelas-jelas mereka belum mau buru-buru.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Tentang Token xStocks di Dunia Crypto

Desain Baru atau Cuma Gimmick?

Bocoran tampilan Windows 12 pernah kelihatan di acara Ignite 2023. Ada search bar nongol di atas, taskbar ngambang, ikon sistem pindah ke pojok kanan, sementara cuaca muncul di kiri. 

Sekilas lebih modern, tapi juga berpotensi bikin bingung pengguna lama. Perubahan antarmuka ini bisa aja cuma percobaan, atau memang tanda bahwa Microsoft pengen kasih identitas segar buat Windows 12.

AI di Mana-Mana

Nah, bagian ini yang paling sering disebut-sebut: AI bakal jadi jantungnya Windows 12. Copilot yang sekarang baru jadi asisten di Windows 11 kemungkinan bakal jauh lebih pintar. 

Katanya sih bisa jalan pakai wake word, kasih saran otomatis lewat fitur “Click to Do”, sampai pencarian file yang bisa diminta pakai bahasa sehari-hari.

Ada juga fitur Recall, yang sempat bikin heboh karena dianggap terlalu nyeremin soal privasi. Bayangin, komputer bisa nyimpen semua yang pernah kamu lakukan dan tinggal cari buat ditampilkan ulang. 

Microsoft janji sih datanya tetap di perangkat dan terenkripsi, tapi tetap aja banyak yang merasa waswas.

Baca juga: 17 Ide Bio Instagram Pencinta Warna Cokelat dalam Bahasa Inggris yang Estetik

Hardware Nggak Bisa Ketinggalan

Kalau software makin pinter, otomatis butuh perangkat keras yang kuat juga. Di sinilah NPU alias Neural Processing Unit jadi kata kunci baru. 

Intel, AMD, sampai Qualcomm sudah berlomba-lomba bikin chip dengan kemampuan AI lokal. Bahkan laptop berbasis ARM, yang dulu sering dibanding-bandingin sama Mac dengan Apple Silicon, diprediksi bakal lebih kompetitif. 

Emulator Prism kabarnya bisa bikin aplikasi non-ARM jalan lebih mulus. Kalau benar, ini bisa jadi titik balik buat Windows di ranah ARM.

Baca juga: 17 Ide Bio Instagram Pencinta Warna Cokelat yang Bikin Akun Makin Manis

Modular, Biar Lebih Fleksibel

Selain AI, ada juga isu soal desain modular atau Core PC. Intinya, Windows 12 bisa dipisah-pisah jadi komponen kecil. 

Keuntungannya, update bisa lebih cepat, sistem lebih aman, dan mungkin bisa ada versi Windows yang lebih ringan khusus buat perangkat tertentu. 

Konsep ini sebenarnya bukan hal baru—Windows X dulu sempat dicoba tapi gagal. Bedanya, kali ini Microsoft mungkin lebih serius.

Isu Langganan, Beneran Atau Hanya Gosip?

Nah, ini topik yang bikin banyak orang geleng-geleng. Ada kode di build Insider yang nyebut soal “subscription edition”. 

Langsung deh muncul teori kalau Windows 12 bakal kayak Netflix—bayar bulanan. Kalau benar, bisa dipastikan bakal banyak protes. 

Tapi kemungkinan besar ini lebih ke versi bisnis, bukan untuk pengguna biasa. Bahkan ada yang spekulasi bakal ada versi gratis tapi beriklan. 

Entah bener entah nggak, tapi menarik juga kalau Windows tiba-tiba ada iklan kaya di aplikasi mobile.

Baca juga: Domain .id Meningkat Pesat, Bisa Jadi Sumber Cuan

Jadi, Apa yang Bisa Diharapkan?

Kalau rumor-rumor ini jadi kenyataan, Windows 12 bakal lebih dari sekadar facelift. AI akan ada di mana-mana, hardware baru jadi syarat utama, dan sistem modular bikin OS lebih luwes. 

Tapi di sisi lain, belum tentu semua fitur “wow” ini langsung diterima. Ingat Clippy dulu? Niatnya bantu, ujung-ujungnya malah jadi bahan meme. Copilot bisa aja ngalamin hal yang sama kalau terlalu “kepinteran”.

Untuk sekarang, Microsoft masih fokus memoles Windows 11. Jadi, Windows 12 masih sebatas bayangan di horizon. Bisa jadi hadir 2027, atau siapa tahu lebih cepat. 

Tapi satu hal yang pasti, setiap kali ada rumor soal Windows baru, orang langsung ramai debat. Ada yang antusias, ada juga yang skeptis.

Sampai akhirnya benar-benar diumumkan, kita cuma bisa menebak-nebak. Tapi bukannya itu bagian paling seru dari dunia teknologi?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pcmag

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU