INDOZONE.ID - Bukan cuma anak-anak, banyak orang dewasa kini mulai banyak memainkan Roblox, dunia virtual penuh warna ini.
Tren ini bahkan viral di TikTok dengan tagar seperti "Day 1 ketemu bestie Roblox", menunjukkan bagaimana platform game ini telah menjadi tempat baru untuk bersosialisasi dan mencari hiburan.
Fenomena ini menarik perhatian para ahli, karena ada alasan di balik tren tak terduga ini.
Baca juga: Resmi! Rektor President University Umumkan Mata Kuliah Roblox Mulai September Ini!
Sebagai Pelarian Sehat dari Penatnya Hidup
Psikolog klinis, Maharani Octy Ningsih, menyebutkan bahwa bagi orang dewasa, bermain Roblox bisa menjadi cara yang sehat untuk meredakan stres akibat pekerjaan atau tekanan dalam kehidupan rumah tangga.
Aktivitas ini berfungsi sebagai bentuk pelarian yang ringan dan aman dari rutinitas yang monoton.
"Ini menjadi ruang pelarian yang sehat dan wajar di tengah tuntutan era modern yang serba cepat. Tujuannya adalah untuk mencari hiburan tanpa adanya tekanan," kata Maharani.
Selain itu, seorang psikolog dari Atma Jaya, Sarah Uli, menambahkan bahwa game semacam Roblox dapat memicu hormon dopamin yang membuat seseorang merasa senang.
Hal ini dapat membuat pemain merasa nyaman, rileks, dan terhubung kembali dengan sisi kreatif mereka.
Roblox menawarkan pengalaman bermain yang sederhana dan mudah diakses, mengingatkan banyak orang dewasa pada game-game masa kecil mereka.
Ini menciptakan rasa nostalgia yang menenangkan dan memberi mereka kembali rasa kontrol yang mungkin tidak mereka rasakan dalam kehidupan nyata yang serba rumit.
Baca juga: Developer Peak: Lebih Baik Kamu Bajak Game Kami Daripada Main 'Ripoff Slop' di Roblox
"Bermain game ini tidak hanya menghibur, tapi juga mengajarkan saya banyak tentang pemrograman dan desain. Saya menikmati proses kreatifnya dan merasa lega setelah hari yang panjang," ujar seorang pengguna dewasa, seperti dilansir di platform Lemon8, Jumat (8/8/2025).
Selain itu, Roblox juga menjadi tempat yang ideal untuk bersosialisasi. Berkat komunitas yang sangat besar dan interaktif, para pemain dewasa bisa bertemu orang-orang dengan minat yang sama dari seluruh dunia, membentuk pertemanan baru, dan bahkan berkolaborasi dalam membuat game.
Fenomena ini membuktikan bahwa game tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi media yang efektif untuk menjaga kesehatan mental, menjalin hubungan sosial, dan menemukan kembali kebahagiaan sederhana di tengah hiruk pikuk kehidupan modern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: