INDOZONE.ID - HP lipat makin menarik perhatian banyak orang karena desainnya yang futuristik dan multifungsi layaknya tablet mini. Tapi, di balik tampilannya yang canggih, banyak orang masih bertanya-tanya kenapa HP lipat mahal banget?
Padahal teknologi terus berkembang dan pesaing di pasar gadget makin banyak. Nah, kalau kamu penasaran, berikut ini beberapa alasan harga HP lipat tinggi dan belum ramah di kantong.
5 Alasan Harga HP Lipat Tinggi
1. Layar Fleksibel dengan Teknologi Rumit
Salah satu faktor utama alasan harga HP lipat tinggi adalah penggunaan layar fleksibel berteknologi tinggi. Layar ini dibuat dari panel OLED yang bisa dilipat ribuan kali tanpa mengurangi kualitas gambar. Proses produksinya sangat presisi dan memerlukan material khusus yang harganya mahal.
Tak hanya itu, karena teknologinya masih tergolong baru, biaya produksi HP lipat pun belum bisa ditekan secara massal. Maka dari itu, wajar jika harga HP lipat premium sulit ditekan.
Baca juga: Apakah HP Lipat Cepat Rusak? Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu
2. Engsel Canggih yang Memerlukan Biaya Tinggi
HP lipat tidak sekadar dibuka dan ditutup seperti buku. Sistem engselnya harus kuat, tahan lama, dan mampu mencegah masuknya debu atau partikel lain yang bisa merusak komponen dalam.
Pembuatan engsel ini membutuhkan material kelas atas dan teknologi manufaktur yang sangat teliti. Tak heran, komponen ini menjadi salah satu penyebab mengapa HP lipat masih mahal di pasaran.
3. Investasi Riset dan Pengembangan yang Besar
Sebelum sampai ke tangan konsumen, produsen HP lipat harus lebih dulu mengeluarkan dana besar untuk riset dan pengembangan (R&D).
Mulai dari pengujian daya tahan, kenyamanan penggunaan dalam dua mode, hingga penyempurnaan software agar tetap mulus digunakan saat layar dilipat. Semua proses ini memakan waktu bertahun-tahun, dan tentu saja, biaya produksi HP lipat jadi makin tinggi karena harus menutup investasi tersebut.
Baca juga: Mau Beli HP Lipat? Ini 5 Kekurangannya untuk Gaming
4. Produksi Belum Bisa Dijalankan Secara Efisien
Kenapa HP lipat mahal? Salah satu jawabannya adalah karena proses produksinya belum bisa dilakukan secara efisien. Berbeda dengan HP biasa yang diproduksi dalam jumlah besar, HP lipat masih dibuat dalam jumlah terbatas.
Akibatnya, biaya per unit tetap tinggi karena belum mencapai skala ekonomi. Selain itu, tingkat kegagalan dalam proses produksinya juga masih tinggi, yang tentu memengaruhi harga jual akhir.
5. Ditargetkan untuk Segmen Premium
Untuk saat ini, sebagian besar HP lipat masih menyasar konsumen kelas atas yang ingin tampil beda. Strategi penjualan ini memang sengaja dibuat agar harga HP lipat premium tetap menciptakan kesan eksklusif.
Selama HP lipat masih dianggap sebagai barang mewah dan simbol status, mengapa HP lipat masih mahal akan selalu jadi pertanyaan wajar tapi juga bisa dimaklumi.
Beberapa brand seperti Xiaomi dan TECNO mulai menghadirkan HP lipat dengan harga yang sedikit lebih terjangkau. Meski begitu, mereka masih menjualnya dalam jumlah terbatas dan menyasar pasar yang lebih eksklusif.
Misalnya, Xiaomi merilis seri Mi Mix Fold untuk segmen menengah atas, namun tidak menyebarluaskan ke seluruh pasar seperti lini Redmi atau POCO.
Fakta menariknya, proses pembuatan satu layar fleksibel berukuran 7 inci membutuhkan proses lima kali lebih rumit dibanding layar biasa yang menjadi salah satu alasan harga HP lipat tinggi yang sulit dihindari.
Jadi, kenapa harga HP lipat masih mahal? Jawabannya terletak pada teknologi yang kompleks, biaya riset yang besar, serta proses produksi yang belum efisien.
Meski begitu, tren menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, harga HP lipat kemungkinan besar akan menurun seiring meningkatnya skala produksi dan persaingan pasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com