INDOZONE.ID - Di 2025, teknologi Augmented Reality (AR) makin jadi andalan dalam dunia desain interior rumah. Dulu, orang hanya bisa mengandalkan mood board atau imajinasi untuk membayangkan hasil akhir sebuah ruangan. Sekarang? Cukup pakai kamera smartphone atau tablet, kamu bisa langsung melihat bagaimana sofa, meja, atau warna cat dinding akan terlihat di ruanganmu secara real-time dan dalam bentuk 3D.
AR memungkinkan pemilik rumah dan desainer untuk memetakan ukuran dan layout ruangan secara akurat. Aplikasi-aplikasi seperti IKEA Place atau Magicplan memudahkan siapa pun untuk menambahkan elemen dekorasi digital ke dalam ruang nyata. Hasilnya? Proses desain jadi lebih praktis dan terasa nyata tanpa perlu mindahin furnitur beneran.
Baca juga: Lebih dari Sekadar Lucu, Ini Alasan Stiker Virtual Jadi Tren Global
Salah satu keunggulan AR dalam desain interior adalah fleksibilitasnya. Pengguna bisa bebas mengganti jenis furnitur, warna cat, hingga pola lantai tanpa harus mengeluarkan biaya apa pun. Bahkan sebelum belanja, kamu bisa tahu mana yang cocok dan mana yang malah bikin ruangan jadi sempit atau norak. Ini bukan cuma soal gaya, tapi juga efisiensi dan penghematan anggaran.
Desainer interior pun kini makin sering memanfaatkan AR saat presentasi dengan klien. Alih-alih menunjukkan sketsa atau render 3D, mereka bisa langsung mengajak klien "masuk" ke ruang yang sudah didesain dalam bentuk virtual. Interaksi ini bikin proses revisi lebih cepat karena klien bisa langsung kasih masukan di tempat. Komunikasi jadi dua arah dan lebih dinamis.
Namun, teknologi ini tetap punya tantangan. Untuk hasil yang benar-benar realistis, perangkat harus punya kamera dan prosesor yang mumpuni. Selain itu, integrasi antara AR dan software desain profesional seperti CAD masih memerlukan penyesuaian. Pengguna pemula juga mungkin butuh waktu buat belajar dan menyesuaikan diri dengan fitur-fitur yang tersedia.
Meski begitu, perkembangan AR di 2025 tetap menjanjikan. Terlebih lagi, banyak inovasi baru yang mulai menggabungkan AR dengan AI untuk memberi rekomendasi desain otomatis sesuai selera pengguna. Bahkan ada aplikasi yang bisa menyesuaikan pilihan desain dengan mood kamu hari itu, atau memberikan opsi furnitur yang sesuai dengan pencahayaan alami rumah.
Baca juga: Trend Terbaru Teknologi AI di Juli 2025: Inovasi yang Mengubah Dunia
AR dalam desain interior bukan lagi sekadar tren teknologi, tapi sudah jadi alat kerja utama yang membuat proses desain lebih cerdas, cepat, dan menyenangkan. Bagi Gen Z dan milenial yang mendambakan ruang estetik tanpa ribet, AR adalah jawaban masa kini untuk rumah masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Forbes.com, Architectural Digest