INDOZONE.ID - Para calo yang ingin memanfaatkan konsol PlayStation 5 Pro yang baru saja diluncurkan dilaporkan kesulitan untuk meraup untung dari konsol tersebut.
PlayStation 5 Pro adalah versi PS5 yang ditingkatkan dengan GPU yang lebih cepat, teknologi peningkatan skala gambar berbasis pembelajaran mendalam, dan gim yang dioptimalkan yang dapat berjalan pada 4K dan 60 FPS, beserta penyimpanan internal 2 TB.
Tidak seperti PS5 biasa, model Pro tidak dilengkapi dengan drive disk. PS5 Pro diluncurkan secara global pada 7 November dengan harga $699 USD.
Baca Juga: Hazard, Hero Tank Baru Overwatch 2, Siap Dicoba Akhir Pekan Ini!
Harga PS5 Pro sangat kontroversial, menjadikannya salah satu konsol termahal yang pernah dirilis hingga saat ini setelah inflasi, dan termahal kedua dalam sejarah PlayStation.
Konsol gim video menjadi target utama para calo untuk dimanfaatkan, dengan PlayStation 5 asli yang mengalami hal ini pada tahun 2020.
PS5 Pro juga menjadi target calo, meskipun hasilnya berbeda dibandingkan dengan PS5 biasa yang dirilis empat tahun lalu. Sementara itu dari segi peningkatan kualitas, grafik yang ditawarkan oleh PS5 Pro juga tidak terlalu meningkat sedemikian rupalah.
Baca Juga: Foxhole Luncurkan Pembaruan Infanteri Besar: Fitur Baru dan Strategi yang Semakin Intens
Hanya mengalami perubahan di pencahayaan dan warnanya saja. Hal itu juga membuat para gamer berpikir-pikir untuk mempertimbangkan membeli PS5 Pro.
Tidak hanya itu saja, beberapa game yang akan menjadi PS5 Pro Enhanced ini tidak memiliki judul game eksklusif di dalamnya. Padahal beberapa saat ini game PS5 sudah mulai dimasukkan ke PC.
"Tenang saja, semua akan menjadi pc pada waktunya" ujar Felix Lengyel XQC.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gamerant