Penyebab kecanduan game online.
INDOZONE.ID - Di era ini kita sudah tidak asing lagi dengan game online serta manfaat yang dibawanya. Salah satunya adalah menghilangkan stress, memberantas kebosanan, dan menciptakan momen yang seru bersama teman-teman, kedengarannya begitu asyik, bukan?
Akan tetapi, game online juga mempunyai sisi gelapnya, yaitu bisa membuat kamu susah untuk berhenti.
Simak artikel ini untuk mengetahui alasan seseorang bisa kecanduan game online.
Kecanduan adalah gangguan kronis pada sistem otak yang meliputi hadiah, motivasi, dan memori. Hal ini menyebabkan tubuh untuk selalu menginginkan sebuah barang atau perilaku tertentu demi mendapatkan reward, tanpa peduli dan berpikir apa dampak kedepannya.
Jenis kecanduan pun juga beragam, seperti video porno, obat-obatan, makanan, hingga alkohol.
Artikel ini membahas salah satu jenisnya, yaitu kecanduan game online. Pada jenis adiksi ini, orang akan terus bermain hingga ia lupa dengan keadaan. Bahkan parahnya, bisa meninggalkan waktu makan, ibadah serta hal penting lainnya.
Tidak cuma itu, seorang addict juga tidak segan untuk membuka dompetnya, lalu menghamburkan uang dengan jumlah yang sangat banyak loh.
Penyebab kecanduan game online. Bermain game online.
Berikut ini merupakan penyebab mengapa orang bisa kecanduan game online :
Seiring tahun berganti, teknologi semakin maju dan canggih. Banyak sekali game developer seperti nintendo dan playstation, yang menjanjikan video game atau bahkan console baru yang akan memikat perhatian para gamers di dunia.
Baca Juga: Kecanduan Top Up Game Online, Gadis Remaja Ini Habiskan Uang Ibunya Hampir Rp1 Miliar
Tak hanya itu, game yang sudah diunduh dalam ponsel atau PC pun akan terus update dengan patch baru yang memberikan beberapa fitur menarik.
Tidak heran apabila anak-anak hingga orang dewasa semakin terikat di kursinya dan menatap monitor. Apalagi sekarang sudah banyak sekali game online yang gratis.
Salah satu penyebab kecanduan game online bisa juga dikarenakan oleh pertemanan yang seru di dunia maya. Mengapa tidak?
Suatu persahabatan yang terbentuk tanpa melihat latar belakang masing-masing player-nya dan saling mempunyai hobi yang sama adalah hal yang indah. Ketika ingin mengobrol, tinggal ketik keyboard saja tanpa ada rasa canggung.
Bahkan, game tertentu juga mempunyai komunitas besar yang berisikan fans para pemain.
Penyebab selanjutnya adalah tidak lain dari pengalihan dunia nyata. Memang game merupakan suatu hiburan agar kita lupa dengan dunia nyata sesaat saja.
Namun apa yang terjadi ketika kita sudah terjerumus ke dalamnya? Kata 'sesaat saja' bisa berubah menjadi sangat lama sehingga urusan sekolah, pekerjaan, dan keluarga, pun terbengkalai.
Mungkin memang kamu punya banyak masalah dan butuh sedikit pelarian dari itu. Akan tetapi jangan lama-lama ya,masalah di dunia nyata harus dihadapi dan diselesaikan.
Kompetisi game atau esports, kini sedang merajalela dalam dunia kompetitif. Ajang kompetisi yang seru dan hadiah yang begitu menggiurkan, telah ditawarkan oleh olahraga elektronik tersebut.
Tidak heran apabila para gamers di luar sana ikut berpartisipasi dalam membentuk tim dan melakukan pelatihan secara intensif.
Memang sangat positif apabila memiliki tujuan untuk berkompetisi dan memenangkan hadiah serta gengsi yang tinggi. Tetapi apabila waktu bermain telah melewati batas, maka akan mengganggu psikis seseorang, loh.
Alasan lain orang sulit berhenti tentunya karena ia membutuhkan sesuatu atau aktivitas yang bisa menyegarkan pikirannya kembali dari berbagai masalah.
Masalah tersebut bisa berbentuk nilai rapor yang merah, revisi skripsi yang tak kunjung kelar, kerjaan kantor yang menumpuk, atau bahkan masalah personal lainnya seperti keluarga, finansial, dan cinta.
Menghibur diri dengan berbagai game online tentunya merupakan hal yang dapat mengisi 'baterai' yang telah dikuras oleh masalah tersebut. Namun ingat, baterai yang terus menerus diisi juga bisa kelebihan muatan. Begitulah analoginya.
Menurut Jurnal Konseling Gusjigang vol 7 No 1, kurangnya perhatian dari keluarga atau orang terdekat juga bisa menjadi penyebab kecanduan game online.
Orang tersebut akan bermain secara tidak henti sampai akhirnya ditegur oleh ayah atau ibunya. Dengan begini, perhatian dari sang orang tua atau orang terdekat lainnya akan terfokus ke pecandu.
Kurangnya kegiatan baik di luar atau dalam rumah membuat orang gelisah serta merasa bosan. Karena itu, ia mencoba untuk mencari kegiatan yang mengasyikan yaitu dengan bermain game.
Menghabiskan berjam-jam untuk bermain game online bukanlah suatu kegiatan yang rugi baginya, karena ia merasa tidak ada tanggung jawab yang harus diselesaikan di dunia nyata.
Ini karena dirinya tidak punya pekerjaan atau aktivitas produktif lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jurnal Konseling Gusjigang