Dawn Avatar Robot Cafe di Jepang.
INDOZONE.ID - Sebuah kafe unik di Tokyo, Jepang, berhasil menarik perhatian dunia dengan konsep pelayan robot yang dikendalikan oleh penyandang disabilitas.
Dawn Avatar Robot Cafe, yang berada di Distrik Nihonbashi, Tokyo, menawarkan pengalaman unik bagi para pelanggannya dengan layanan yang luar biasa berbeda.
Baca Juga: Cara Mudah Atasi Lupa PIN ShopeePay, Simak Selengkapnya!
Ketika mengunjungi kafe Dawn, pelanggan akan dilayani oleh robot, bukan manusia. Robot-robot ini, yang dikenal sebagai OriHime, dikendalikan jarak jauh oleh penyandang disabilitas, termasuk mereka yang lumpuh.
Robot-robot ini dapat dioperasikan bahkan dari jarak 300 kilometer dari lokasi kafe, memungkinkan siapa saja dengan keterbatasan fisik untuk ikut bekerja.
Baca Juga: Cara Keluar Grup Whatsapp Tanpa Notifikasi, Dijamin Tidak Ketahuan!
Dilansir dari Time Out, ide brilian di balik konsep ini datang dari Kentaro Yoshifuji, salah satu pendiri dan CEO Ory Laboratory Inc., sebuah perusahaan robotika Jepang.
Yoshifuji mengembangkan ide ini setelah menghabiskan lebih dari tiga tahun di tempat tidur rumah sakit.
Pengalamannya ini menginspirasi Yoshifuji untuk merancang robot yang dapat dikendalikan dari jarak jauh, memungkinkan mereka yang terbatas dalam pergerakan tetap dapat bekerja dan berinteraksi dengan orang lain.
Baca Juga: Viral, Robot Bunuh Diri Karena Beban Kerja di Korea Selatan!
Dawn Avatar Robot Cafe di Jepang.
Robot OriHime pertama kali dirancang pada tahun 2010, dan Yoshifuji mendirikan Ory Laboratory Inc. dua tahun kemudian untuk mengembangkan proyek ini lebih lanjut.
Robot OriHime pertama kali diluncurkan di Minato Ward, Tokyo pada akhir November 2018. Dalam rangka promosi, sebuah kafe sementara didirikan hingga 7 Desember 2018, yang kemudian dikenal sebagai Dawn Avatar Robot Cafe.
Baca Juga: Waspada Malware PixPirate, Ancam Kuras Rekening Pengguna Secara Tersembunyi di HP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Time Out