Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 22 DESEMBER 2023 • 16:29 WIB

Jepang Negeri Sejuta Vending Machine: Fenomena Budaya yang Terus Berkembang

Jepang Negeri Sejuta Vending Machine: Fenomena Budaya yang Terus BerkembangSeorang gadis di Jepang sedang bersandar di salah satu vending machine.

INDOZONE.ID - Jepang, negara teknologi canggih, menjelma sebagai kiblat vending machine dunia dengan 5,5 juta mesin penjual otomatis.

Fenomena ini tidak hanya mencerminkan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian integral dari budaya pop Jepang.

Sejarah dan Evolusi Vending Machine

Jepang Negeri Sejuta Vending Machine: Fenomena Budaya yang Terus BerkembangSalah satu mesin penjual otomatis di outlet Uniqlo.

Mesin penjual pertama, dirancang oleh Tawaraya Koshichi, menawarkan teh dan kopi, terbuat dari kayu setinggi 1,5 meter.

Baca Juga: Jepang Minta X Blokir Akun Palsu yang Berpura-pura Jadi Masato Kanda

Awalnya hanya menjual minuman, vending machine kini menawarkan beragam produk mulai dari makanan ringan, cepat saji, hingga barang koleksi.

Alasan Popularitas Vending Machine

Kepraktisan menjadi alasan utama popularitas vending machine di Negeri Sakura tersebut.

Dengan 5,5 juta mesin yang melayani 23 orang per mesin, sistem pembayaran yang beragam, dan ketersediaan 24/7, vending machine memberikan kemudahan akses kepada masyarakat Jepang, bahkan yang tidak membawa uang tunai.

Jenis-Jenis Vending Machine

Jepang Negeri Sejuta Vending Machine: Fenomena Budaya yang Terus BerkembangSalah satu vending machine di Jepang.

Vending machine di Jepang tidak hanya menyediakan minuman dan makanan ringan, tetapi juga berbagai barang kebutuhan sehari-hari.

Dari minuman hingga pakaian dalam, vending machine menjadi solusi praktis dan terjangkau.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Att-japan.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jepang Negeri Sejuta Vending Machine: Fenomena Budaya yang Terus Berkembang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!