Ilustrasi Unlock Bootloader. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Bagi pengguna Android yang suka mengotak-atik HP, istilah unlock bootloader mungkin sudah tidak asing lagi. Tapi bagi banyak orang, istilah ini masih terdengar rumit dan membingungkan. Padahal, fitur ini cukup penting terutama untuk kamu yang ingin modifikasi sistem Android lebih dalam.
Lalu sebenarnya apa itu unlock bootloader? Apa fungsinya, dan apakah aman dilakukan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Baca juga: Apple Tunjuk John Ternus sebagai CEO Baru, Tim Cook Jadi Chairman Eksekutif
Bootloader adalah program pertama yang berjalan saat kamu menyalakan perangkat, termasuk ponsel Android. Tugas utamanya adalah menyiapkan sistem agar Android bisa menyala dengan normal.
Sederhananya, bootloader layaknya penjaga yang memastikan semua komponen sistem aman sebelum HP masuk ke tampilan utama.
Bootloader akan mengecek file penting, partisi sistem, hingga memastikan sistem operasi yang digunakan masih asli dan tidak rusak.
Jika ada masalah, bootloader bisa menghentikan proses booting agar perangkat tidak berjalan dengan sistem yang bermasalah.
Baca juga: Kasus Fraud dan Scam Online Meningkat, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
Unlock bootloader adalah proses membuka penguncian bawaan pabrik pada bootloader agar pengguna bisa mengakses sistem lebih dalam.
Secara default, banyak produsen HP Android mengunci bootloader demi alasan keamanan. Dengan kondisi terkunci, pengguna tidak bisa sembarangan mengganti sistem operasi atau memodifikasi file inti.
Nah, saat bootloader dibuka, kamu jadi punya akses lebih luas untuk melakukan modifikasi perangkat.
Fungsi Unlock Bootloader
Setelah bootloader dibuka, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pengguna, di antaranya:
1. Install Custom ROM
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Id.androidguias.com