INDOZONE.ID - Pernah merasa timeline Threads isinya kurang relate? Topik yang muncul terasa jauh dari minat sendiri, padahal sudah follow banyak akun favorit.
Situasi seperti ini ternyata cukup sering dikeluhkan pengguna. Namun sekarang, Meta menghadirkan solusi yang lebih praktis lewat fitur baru bernama “dear algo”.
Melalui fitur ini, pengguna bisa memberi arahan langsung ke algoritma soal konten apa yang ingin lebih sering muncul di lini masa.
Baca juga: ByteDance Kembangkan Chip AI, Jajaki Produksi dengan Samsung
Diketahui sejak awal rilis Threads, tidak sedikit pengguna yang menilai rekomendasi konten yang muncul belum sepenuhnya sesuai minat.
Keluhan itu bahkan sempat jadi tren dengan banyak pengguna menulis postingan bercanda seolah-olah sedang berbicara dengan algoritma, meminta agar timeline mereka diisi topik yang lebih relevan.
Melihat tren tersebut, Meta akhirnya meresmikannya menjadi fitur resmi di aplikasi.
Pengguna cukup membuat unggahan yang diawali dengan frasa “dear algo”. Dari situ, sistem akan membaca preferensi yang ditulis, misalnya ingin lebih banyak melihat konten teknologi, olahraga, atau justru mengurangi topik tertentu yang terasa mengganggu.
Meta juga menyediakan menu pengaturan untuk memantau permintaan yang sudah dibuat, bertujuan agar preferensi itu bisa ditinjau ulang atau dihapus kapan saja jika sudah tidak relevan.
Menariknya, pengguna juga bisa membagikan ulang unggahan “dear algo” milik orang lain. Kalau topiknya sama, preferensi tersebut bisa ikut memengaruhi timeline pribadi.
Baca juga: Samsung Kirim Chip HBM4 Terbaru untuk Kejar Ketertinggalan di Persaingan AI
Permintaan “dear algo” tidak bersifat permanen, karena Meta membatasi masa berlakunya selama tiga hari. Tujuannya agar algoritma tetap dinamis dan bisa menyesuaikan dengan minat pengguna yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Fitur ini sebelumnya sudah diuji coba terbatas pada akhir tahun lalu, Meta berencana memperluasnya ke lebih banyak negara secara bertahap. Untuk tahap awal, “dear algo” tersedia bagi pengguna Threads di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Selandia Baru.
Dengan hadirnya “dear algo”, pengguna Threads kini tidak lagi sepenuhnya bergantung pada tebakan algoritma. Kalau timeline mulai terasa kurang pas, cukup tulis preferensi yang diinginkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara