Ilustrasi penggunaan aplikasi canva. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali memberikan kabar baik untuk talenta kreatif dan pelaku UMKM.
Kali ini, Kemkomdigi menyediakan 8.000 akun Canva Pro gratis yang bisa dimanfaatkan untuk bikin konten digital makin maksimal.
Program ini jadi bagian dari kerja sama Kemkomdigi dengan Canva, yang ditandai lewat acara 'Canva Hangout feat Komdigi: Bikin Ide Digital Makin Nyata”.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut kolaborasi ini baru langkah awal dan selalu akan dikembangkan ke depannya.
Baca juga: Peran Penting Customer Service di Era Paylater, Bikin Transaksi Makin Aman dan Praktis
“Saya ucapkan selamat atas kerja sama yang kita laksanakan hari ini, ini baru langkah pertama, ke depan akan terus diperluas agar semakin banyak individu dan komunitas yang dapat terlibat dan merasakan manfaatnya,” ujar Meutya Hafid, dikutip dari Antara.
Meutya juga mengapresiasi capaian Canva yang dinilai punya peran besar dalam mendorong kreativitas global. Sepanjang 2025, Canva disebut telah melahirkan sekitar 1 miliar desain baru dari para penggunanya di seluruh dunia.
“Kami cukup terharu mendengar laporan bahwa dalam tahun 2025 ada 1 miliar desain baru yang lahir dari Canva. Semoga semakin banyak kreator Indonesia yang berkontribusi dari capaian besar tersebut,” ujarnya.
Di sisi lain, Meutya menyoroti besarnya peran ekonomi kreatif bagi Indonesia.
Saat ini, sektor tersebut menyumbang sekitar 7–8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp1.600 triliun per tahun, dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 50 juta orang.
Sementara itu, nilai ekonomi digital Indonesia pada 2024 tercatat mencapai 90 miliar dolar AS dan diproyeksikan melonjak hingga 360 miliar dolar AS pada 2030.
Baca juga: Apa Itu Jmail.World dan Bagaimana Cara Aksesnya? Ini yang Perlu Kamu Tahu
Pertumbuhan ini ditopang oleh e-commerce, layanan keuangan digital, transportasi berbasis aplikasi, hingga semakin luasnya adopsi teknologi oleh UMKM yang menyumbang sekitar 60 persen terhadap PDB nasional.
Menurut Meutya, desain dan konten digital kini sudah jadi kebutuhan utama, terutama bagi pelaku UMKM yang ingin produknya lebih dikenal dan bersaing di pasar digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara