Ilustrasi kamera depan iPhone 14. (Apple)
INDOZONE.ID - Penemu kamera depan menjadi topik yang semakin populer seiring dengan dominasi budaya swafoto atau selfie di era digital.
Namun, tahukah Anda bahwa teknologi yang kini ada di genggaman tangan Anda adalah hasil evolusi selama ribuan tahun?
Artikel ini akan mengulas tuntas siapa sosok di balik penemuan kamera, sejarah panjangnya, hingga kemunculan pertama kamera depan pada industri ponsel pintar.
Sejarah kamera tidak lahir dari satu malam atau satu penemuan tunggal. Jauh sebelum istilah "kamera depan" muncul, manusia telah mengamati fenomena cahaya.
Teknologi kamera lahir dari pengamatan fenomena optik alami di mana cahaya yang melewati lubang kecil dapat memproyeksikan gambar.
Beberapa sumber sejarah menyebut Al-Hasan bin Al-Haytham (Alhazen) sebagai pelopor prinsip dasar kamera melalui konsep Al-Bayt Al-Muzlim atau Kamar Gelap.
Baca juga: OPPO Reno15 Series Hadirkan Kamera Canggih dan Fitur AI Motion Photo
Media The Independent pernah mengulas klaim ini pada tahun 2006, menjelaskan bagaimana eksperimen optik di abad ke-11 menjadi fondasi bagi cara kerja lensa modern.
Prinsip kamera lubang jarum telah dikenal sejak zaman Yunani dan Cina Kuno. Filsuf Cina bernama Mozi (470-391 SM) adalah orang pertama yang mencatat pembentukan gambar terbalik melalui lubang kecil.
Aristoteles pun membahas fenomena serupa dalam karyanya Problema, mengamati bagaimana cahaya matahari yang melewati celah daun menciptakan proyeksi di tanah.
Istilah Kamera Obscura mulai dikenal luas pada abad ke-16. Berbeda dengan kamera lubang jarum sederhana, kamera obscura mulai menggunakan ruang gelap yang lebih kompleks dan tambahan lensa untuk mempertajam gambar.
Pada abad ke-17, kamera obscura menjadi alat bantu krusial bagi para seniman.
Menurut sejarawan Bradley Steffens, alat ini membantu pelukis menangkap perspektif dan detail objek secara presisi sebelum teknologi kimia untuk "mengunci" gambar ditemukan.
Tampilan kamera depan bawah layar dari ZTE Axon 20 5G (photo/CNET/Sareena Dayaram)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gramedia.com