INDOZONE.ID - Apple kembali menghadirkan inovasi yang memperkuat ekosistem digitalnya.
Kali ini, perusahaan teknologi asal Cupertino itu memperkenalkan Digital ID, fitur baru yang memungkinkan pengguna membuat, dan menampilkan identitas digital langsung dari Apple Wallet.
Dilansir dari Newsroom Apple, Digital ID menawarkan cara aman dan private bagi pengguna, untuk membuat identitas menggunakan informasi dari paspor Amerika Serikat, lalu menampilkannya melalui iPhone atau Apple Watch.
Peluncuran Digital ID menjadi langkah lanjutan dari upaya Apple dalam menghadirkan identitas digital di perangkatnya.
Baca juga: Apple Diam-diam Turunkan Nilai Trade-In, Bikin Upgrade iPhone Makin Mahal!
Fitur ini hadir setelah sebelumnya, pada 2022, Apple memperkenalkan kemampuan untuk menambahkan SIM dan kartu identitas negara bagian ke Wallet.
Menurut Jennifer Bailey, selaku Vice President Apple Pay dan Apple Wallet, peluncuran ini merupakan cara baru untuk memperluas penggunaan identitas digital di perangkat Apple.
Ia menegaskan, pengguna kini dapat menambahkan identitas ke Wallet menggunakan paspor AS mereka, dengan keamanan dan privasi yang telah tertanam di iPhone dan Apple Watch.
Fitur ini memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang untuk memiliki identitas digital, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki SIM, atau kartu identitas negara bagian yang sudah memenuhi standar REAL ID.
Meski begitu, Apple menekankan, Digital ID tidak menggantikan paspor fisik dan tidak dapat digunakan untuk perjalanan internasional.
Membuat Digital ID di Apple Wallet dirancang agar mudah, namun tetap menjunjung tinggi keamanan dan keaslian data pengguna.
Pengguna hanya perlu membuka aplikasi Wallet, mengetuk ikon tambah “+”, lalu memilih “Driver’s License or ID Cards”. Setelah itu, pilih “Digital ID” dan ikuti petunjuk di layar.
Langkah berikutnya adalah, memindai halaman foto paspor fisik, lalu membaca chip elektronik yang tertanam di bagian belakang paspor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Apple Newsroom