INDOZONE.ID - Setiap tanggal 5 November, Indonesia memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), sebuah momentum untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap kekayaan flora dan fauna Tanah Air.
Tahun ini, perayaan tersebut terasa semakin istimewa karena Google Doodle turut menampilkannya di halaman utama mesin pencari dengan ilustrasi bertema keanekaragaman hayati Indonesia.
Doodle berwarna cerah itu menampilkan harmoni kehidupan di darat, laut, dan udara. Ada pepohonan hijau, burung yang terbang bebas, serta makhluk laut yang berenang di birunya samudra.
Melalui tampilan sederhana namun bermakna itu, Google ingin mengingatkan dunia akan keindahan dan keragaman hayati Indonesia, rumah bagi ribuan spesies endemik yang tak ditemukan di tempat lain.
Peringatan HCPSN pertama kali ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Tujuannya jelas: meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian flora (puspa) dan fauna (satwa) Indonesia.
Dalam keputusan itu pula, pemerintah menetapkan simbol-simbol resmi sebagai identitas alam Nusantara.
Untuk puspa nasional (flora), terdapat tiga simbol utama:
Sementara itu, untuk satwa nasional (fauna), ditetapkan pula tiga simbol kebanggaan:
Melalui ilustrasi Doodle ini, Google tidak hanya menampilkan keindahan alam Indonesia secara visual, tetapi juga mengajak publik untuk mengenal lebih dekat simbol-simbol puspa dan satwa nasional tersebut.
Doodle menjadi jembatan antara teknologi, seni, dan pesan konservasi yang mengingatkan bahwa pelestarian alam bisa dimulai dari kesadaran kecil di era digital.
Pesan yang tersampaikan begitu humanis, yaitu mencintai puspa dan satwa bukan sekadar mengenang, melainkan menjaga agar generasi mendatang masih bisa menikmatinya.
Baca juga: Google Doodle Ikut Rayakan Hari Perempuan Internasional, Animasinya Penuh Makna!
Di tengah ancaman perubahan iklim dan hilangnya habitat alami, peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap tindakan kecil untuk menjaga lingkungan memiliki arti besar bagi keberlanjutan bumi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Doodles.google