Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 02 NOVEMBER 2025 • 19:24 WIB

Gen Z dan Milenial Target Empuk Penipuan Digital, 66% Orang Dewasa di Indonesia Pernah Jadi Korban

Gen Z dan Milenial Target Empuk Penipuan Digital, 66% Orang Dewasa di Indonesia Pernah Jadi KorbanIlustrasi penipuan digital. (Freepik)

INDOZONE.ID - Laporan Global Anti Scam Alliance (GASA) bertajuk State of Scams in Indonesia 2025 mengungkap fakta mengerikan soal penipuan digital di Indonesia.

Dua dari tiga orang dewasa di Indonesia mengalami penipuan dalam setahun terakhir, dengan total kerugian mencapai Rp49 triliun.

Peluncuran laporan ini dilakukan bersama Mastercard dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), bertepatan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda.

Gen Z dan Milenial Jadi Target Empuk

Dari survei terhadap 1.000 responden di seluruh Indonesia, sebanyak 66 persen pernah terpapar penipuan, dan 35 persen di antaranya benar-benar menjadi korban.

Sekitar 14 persen mengalami kerugian finansial dengan rata-rata Rp1,7 juta per orang.

Platform paling sering dipakai pelaku adalah pesan langsung, seperti aplikasi chatting dan SMS. 

Sebanyak 34 persen responden menilai lembaga publik, terutama pemerintah seharusnya bertanggung jawab melindungi masyarakat dari ancaman ini.

Reski Damayanti, Ketua GASA Indonesia Chapter sekaligus Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyebut penipuan digital bukan lagi masalah kecil.

“Penipuan digital telah merugikan masyarakat di seluruh Indonesia, mengikis kepercayaan, menguras keuangan, dan mengancam keamanan konsumen sehari-hari,” ujarnya.

Baca juga: Google Klaim Android Lebih Aman dari Penipuan Dibanding iPhone, Berdasarkan Data Terbaru

Ia menegaskan bahwa pencegahan harus diperkuat dengan teknologi seperti AI, kolaborasi lintas sektor, dan regulasi yang jelas.

“GASA Indonesia berkomitmen menciptakan lingkungan digital yang aman, inklusif, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Kepercayaan Jadi Fondasi Ekonomi Digital
Senada dengan itu, Aileen Goh, Country Manager Mastercard Indonesia dan Wakil Ketua GASA Indonesia Chapter, menegaskan bahwa ancaman penipuan kini telah menjadi risiko sistemik bagi ekonomi digital.

“Indonesia berada di garis depan transformasi digital, tapi ancaman penipuan juga meningkat. Kepercayaan adalah fondasi ekonomi digital yang inklusif,” kata Aileen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gen Z dan Milenial Target Empuk Penipuan Digital, 66% Orang Dewasa di Indonesia Pernah Jadi Korban

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!