INDOZONE.ID - Di dunia yang serba digital seperti sekarang ini, bermain game adalah hal yang lumrah. Bermain game bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan stres atau mengisi waktu luang.
Saat bermain game, kita dihadapkan dengan berbagai tantangan, cara menghadapinya, serta hadiah-hadiah yang bisa didapatkan dengan mudah.
Singkatnya, game memberikan gambaran jelas tentang tujuan yang akan dicapai dan hadiah apabila mampu mencapainya. Hal itu yang tidak bisa ditemukan di dunia nyata.
Baca Juga: 7 Penyebab Kecanduan Game Online dan Cara Mengatasinya
Tapi, tau gak sih, kalau bermain game sampai berjam-jam dan mengganggu aktivitas, artinya sudah sampai di tahap kecanduan loh! Sudah saatnya lakukan dopamine detox biar hidup makin berkualitas.
Apa itu Dopamine Detox?
Dopamine adalah neurotransmitter dalam otak yang bertanggung jawab untuk memberi rasa senang, perhatian, dan termotivasi. Keberhasilan tantangan dan hadiah yang didapatkan saat bermain game membuat otak melepas dopamin.
Itulah sebabnya kita merasa bangga, berprestasi, dan termotivasi saat bermain game. Semakin sering bermain game, semakin banyak pula dopamin yang dilepaskan otak.
Namun, kelebihan dopamin bisa berbahaya karena dapat memberikan efek candu. Akibatnya, aktivitas penting lainnya akan terganggu.
Dopamine detox bisa dilakukan untuk membantu mengurangi candu akibat main game. Dopamine detox yaitu menjauhkan diri dari kegiatan yang menyebabkan dopamin berlebih dan menyebabkan ketergantugan.
Biasanya, waktu ideal untuk melakukan dopamine detox adalah 90 hari. Selama melakukan detox, bukan berarti otak akan berhenti memproduksi dopamin.
Namun, kita bisa mengganti kegiatan yang memberikan dampak positif untuk menghasilkan dopamin selain bermain game.
Gimana sih Cara Melakukan Dopamine Detox?
1. Bangun Kesadaran dan Komitmen
Pada dasarnya, untuk melakukan dopamine detox diperlukan komitmen dan kemauan yang kuat. Mungkin awalnya akan terasa berat, namun kita harus ingat tujuan awal mengapa harus melakukannya.
Kita perlu menyadari bahwa kecanduan bermain game akan memberikan dampak negatif buka hanya pada diri sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitar kita.
2. Hapus Semua Sumber Kecanduan
Jika kita sudah berada di tahap kecanduan bermain game, langkah yang bisa diambil setelah membangun kesadaran dan komitmen yang kuat adalah menghapus semua sumber kecanduan.
Dengan begitu, kita tidak akan mudah lagi untuk mengaksesnya. Semakin sulit untuk mengakses, semakin besar kemungkinan dopamine detox berhasil.
3. Buat Tujuan dan Catat Setiap Kemajuan
Saat melakukan dopamine detox, kita perlu menentukan tujuan awal. Selain ingin berhenti dari kecanduan bermain game, memulai hidup lebih produktif atau lebih banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat bisa dijadikan tujuan lainnya.
Jangan lupa untuk mencatat setiap kemajuan yang kita lakukan, mulai dari hari pertama hingga hari kesekian.
4. Cari Kegiatan Lain yang Lebih Bermanfaat
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk dopamine detox adalah mengganti bermain game dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.
Lakukan hobi baru yang belum pernah dilakukan seperti memancing, memasak, bermain bulu tangkis, dan sebagainya. Healing bersama keluarga, teman, atau pacar juga bisa jadi pilihan kegiatan yang menyenangkan.
Itulah cara melakukan dopamine detox. Bermain game memang seru dan bisa jadi cara healing biar ga pusing.
Baca Juga: Begini Fisik Orang yang Kecanduan Game 20 Tahun Mendatang, Perut Buncit dan Tulang Bungkuk
Tapi, kalau udah sampai bikin kecanduan dan mengganggu aktivitas, bisa bikin rugi diri sendiri loh! Yuk, tetap lakukan semua hal tetap pada porsinya ya!
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Mindful Gamer