'Assassin's Creed Black Flag Resynced' Tembus 3 Juta Kopi dalam Sepekan, New Game Plus Segera Hadir
INDOZONE.ID - Ubisoft kembali mencatat pencapaian besar lewat Assassin's Creed Black Flag Resynced. Sebelumnya, mereka mencetak lebih dari 2 juta penjualan pada hari-hari awal peluncuran.
Kini, remake dari petualangan bajak laut legendaris tersebut, berhasil menembus 3 juta kopi terjual hanya dalam waktu satu minggu di seluruh platform.
Prestasi ini semakin memperkuat posisi Black Flag Resynced sebagai salah satu game Assassin's Creed dengan peluncuran paling sukses dalam beberapa tahun terakhir.
Bahkan, banyak analis memprediksi game ini berpotensi menjadi seri Assassin's Creed terlaris sepanjang sejarah jika tren penjualannya terus meningkat.
Baca juga: DJI Osmo Pocket 4P Dibekali Dual Camera, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Ubisoft Umumkan Pencapaian Penjualan dan Mode New Game Plus
Melalui akun resmi Assassin's Creed di media sosial, Ubisoft mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain atas dukungan yang luar biasa.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, mereka juga memastikan bahwa mode New Game Plus (NG+) sedang dalam tahap pengembangan.
Sebelumnya, sutradara game ini sempat mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa New Game Plus merupakan fitur yang memang direncanakan sejak awal karena banyak diminta oleh komunitas.
Dengan hadirnya NG+, kamu nantinya bisa mengulang permainan menggunakan perlengkapan, kemampuan, atau progres tertentu yang sudah diperoleh pada playthrough pertama. Fitur ini tentu akan meningkatkan nilai replayability bagi para penggemar.
Berhasil Lampaui Assassin's Creed Shadows di Steam
Sebelum resmi dirilis, banyak pihak memperkirakan Black Flag Resynced akan mengungguli performa Assassin's Creed Shadows di Steam. Prediksi tersebut akhirnya terbukti.
Pada awal peluncurannya, game ini langsung mencatat:
- Lebih dari 2 juta kopi terjual di berbagai platform.
- Mencapai 104.756 pemain aktif secara bersamaan (peak concurrent) di Steam.
- Menjadi salah satu peluncuran Assassin's Creed terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Capaian tersebut bahkan membuat Black Flag Resynced melampaui rekor penjualan awal yang sebelumnya dipegang oleh Assassin's Creed Shadows di platform Steam.
Gameplay Bajak Laut Modern yang Masih Jadi Daya Tarik
Salah satu alasan utama kesuksesan Black Flag Resynced adalah popularitas seri original Assassin's Creed IV: Black Flag yang masih memiliki banyak penggemar hingga saat ini.
Versi Resynced menghadirkan berbagai peningkatan, seperti:
- Visual dengan kualitas grafis generasi terbaru.
- Efek pencahayaan dan detail lingkungan yang lebih realistis.
- Animasi karakter yang lebih halus.
- Pertempuran laut yang lebih imersif.
- Performa lebih stabil di konsol maupun PC modern.
Karakter utama Edward Kenway tetap menjadi pusat cerita, dengan petualangan khas bajak laut yang dipadukan dengan aksi Assassin.
Kontroversi Microtransaction Warnai Peluncuran
Meski sukses secara penjualan, peluncuran Assassin's Creed Black Flag Resynced tidak sepenuhnya berjalan mulus.
Sebagian pemain mengkritik banyaknya microtransaction, item kosmetik, dan paket premium yang tersedia sejak hari pertama.
Walaupun sistem seperti ini sudah cukup umum di berbagai game Ubisoft, tidak sedikit pemain yang merasa jumlahnya terlalu berlebihan.
Akibatnya, game sempat menerima review bomb di Steam. Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin banyak pemain yang mencoba keseluruhan pengalaman bermainnya, rating ulasan perlahan kembali membaik.
Gangguan Ubisoft Connect Sempat Bikin Pemain PC Kesal
Masalah lain yang sempat menjadi sorotan adalah gangguan pada layanan Ubisoft Connect.
Saat server mengalami kendala, sebagian pemain PC tidak dapat mengakses game meskipun Assassin's Creed Black Flag Resynced dipromosikan sebagai game yang bisa dimainkan secara offline.
Insiden tersebut menuai kritik karena banyak pemain berharap game single-player tidak bergantung pada layanan online ketika sudah diinstal.
Ubisoft Dikabarkan Siapkan Remake Assassin's Creed Pertama
Selain kesuksesan Black Flag Resynced, beredar laporan bahwa Ubisoft juga sedang mengembangkan Assassin's Creed Resynced versi remake dari game Assassin's Creed pertama.
Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai proyek tersebut. Namun sejumlah rumor menyebutkan perilisannya berpotensi dilakukan pada akhir 2027, bertepatan dengan perayaan 20 tahun franchise Assassin's Creed.
Jika benar, para penggemar kemungkinan akan kembali mengikuti kisah Altaïr Ibn-La'Ahad dengan grafis dan teknologi terbaru.
Baca juga: Perbandingan Kualitas Grafis dan Gameplay FC 26 VS eFootball
Kesuksesan Black Flag Resynced Bisa Berlanjut
Dengan pencapaian 3 juta kopi terjual hanya dalam seminggu, Assassin's Creed Black Flag Resynced membuktikan, minat terhadap seri klasik Assassin's Creed masih sangat tinggi.
Dukungan komunitas, peningkatan grafis, serta rencana hadirnya New Game Plus menjadi modal kuat agar game ini terus mempertahankan popularitasnya.
Apabila Ubisoft mampu menghadirkan pembaruan yang sesuai harapan pemain, dan mengurangi kontroversi terkait microtransaction, bukan tidak mungkin Black Flag Resynced akan menjadi salah satu game Assassin's Creed paling sukses sepanjang masa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net