Rabu, 15 JULI 2026 • 14:20 WIB

Sony Digugat Anggota DPR Meksiko usai Putuskan Hentikan Produksi Game PS5 Fisik

Author

Sony Dikabarkan Hentikan Produksi Disc PS5 pada 2028

INDOZONE.ID - Keputusan Sony untuk menghentikan produksi game fisik PlayStation mulai 2028 terus menuai kontroversi. Kali ini, dua anggota parlemen Meksiko dikabarkan tengah menyiapkan gugatan antimonopoli terhadap perusahaan tersebut, karena dinilai berpotensi mengurangi persaingan dan merugikan konsumen.

Langkah hukum itu muncul setelah Sony mengumumkan rencana transisi penuh ke distribusi digital untuk game first-party PlayStation, yang dinilai akan membuat pengguna semakin bergantung pada PlayStation Store.

Anggota Parlemen Meksiko Siapkan Gugatan Antimonopoli

Melansir IGN, anggota parlemen Meksiko Iraís Reyes dan Luis Donaldo Colosio berencana mengajukan pengaduan antimonopoli kepada Komisi Antimonopoli Nasional Meksiko.

Mereka menilai keputusan Sony menghentikan produksi game fisik berpotensi menciptakan dominasi yang terlalu besar bagi PlayStation Store, sebagai satu-satunya saluran pembelian game baru di ekosistem PlayStation.

Baca juga: Sony Dikabarkan Hentikan Produksi Disc PS5 pada 2028, Masa Depan Game Fisik Terancam?

Menurut para penggugat, jika seluruh game hanya tersedia dalam format digital, konsumen akan kehilangan sejumlah pilihan yang selama ini tersedia melalui media fisik.

Beberapa kekhawatiran yang disampaikan antara lain hilangnya pasar game bekas, tidak lagi bisa menjual atau menukar game fisik, berkurangnya persaingan harga dari toko ritel, serta membuat seluruh pembelian game baru bergantung pada PlayStation Store.

Mereka menilai kondisi tersebut berpotensi memberikan kontrol harga yang lebih besar kepada Sony dibandingkan ketika game masih dipasarkan dalam bentuk cakram fisik.

Isu Kepemilikan Game Ikut Disorot

Selain persoalan persaingan usaha, anggota parlemen juga menyoroti perubahan konsep kepemilikan game.

Pada game digital, pengguna umumnya hanya memperoleh lisensi untuk mengakses konten sesuai ketentuan layanan yang berlaku, bukan memiliki salinan fisik yang dapat dipindahtangankan.

Baca juga: Imbas Turunnya Permintaan, Sony Hentikan Produksi Perekam Blu-ray Disc

Karena itu, mereka menilai konsumen akan kehilangan sejumlah hak yang selama ini dimiliki melalui pembelian game berbentuk cakram.

Para anggota parlemen juga menilai kebijakan digital penuh dapat berdampak berbeda di setiap wilayah.

Di Meksiko, misalnya, masih terdapat daerah dengan akses internet yang belum merata. Kondisi tersebut dinilai bisa menyulitkan sebagian pemain jika seluruh distribusi game bergantung pada unduhan digital.

Hingga saat ini Sony belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana gugatan tersebut.

Sementara itu, keputusan perusahaan untuk menghentikan produksi game fisik pada 2028 juga memicu kritik dari berbagai komunitas gamer dan organisasi perlindungan konsumen di sejumlah negara.

Mereka menilai transisi menuju distribusi digital sepenuhnya dapat mempengaruhi pilihan konsumen, pasar game bekas, hingga upaya pelestarian game dalam jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: IGN

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU