INDOZONE.ID - Bayangkan sebuah situasi di mana kamu sedang duduk di kursi bandara yang nyaman, menunggu jadwal penerbangan yang mendadak tertunda selama satu jam penuh.
Alih-alih terjebak dalam rasa bosan, kamu justru bisa menyelamatkan dunia dari amukan para dewa Norse di God of War Ragnarok, atau menjelajahi alam semesta yang penuh bahaya di Starfield.
Aktivitas intens ini tidak lagi membutuhkan konsol berukuran besar yang merepotkan atau laptop gaming yang sangat berat, melainkan hanya mengandalkan sebuah perangkat ringkas yang pas di genggaman tangan kamu.
Kehadiran gawai canggih ini telah mengubah peta industri hiburan digital secara masif melalui sebuah pergeseran tren yang disebut sebagai fenomena Gaming Handheld PC.
Baca juga: Cara Cek Kesehatan SSD Komputer: Panduan Lengkap untuk Melindungi Data Kamu
Perangkat hybrid ini menyatukan fleksibilitas bermain ekosistem komputer dengan kepraktisan sebuah mesin portabel layaknya Nintendo Switch.
Berbeda dengan platform portabel tradisional yang dikunci oleh satu sistem ekosistem saja, gawai mini ini pada dasarnya adalah sebuah komputer Windows atau Linux portabel yang sudah dilengkapi dengan kontroler fisik terintegrasi.
Hal ini membuka akses langsung ke ribuan judul game favorit dari toko digital populer seperti Steam, Epic Games, GOG, hingga Xbox Game Pass.
Daya tarik utama dari ekosistem ini terletak pada kemampuannya untuk menghidupkan kembali seluruh koleksi judul game yang sudah bertahun-tahun kamu kumpulkan di pustaka Steam.
Baca juga: LPDDR6: Masa Depan RAM untuk Ponsel Pintar dan Perangkat Generasi Baru Kamu
Kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk membeli ulang judul permainan yang sama agar bisa dimainkan saat bepergian.
Mulai dari judul indie yang sangat ringan hingga proyek AAA yang menuntut spesifikasi tinggi, semuanya kini bisa langsung berjalan lancar dalam satu genggaman tangan.
Lompatan performa ini terjadi berkat kehadiran arsitektur prosesor mutakhir yang sangat efisien sekaligus bertenaga tinggi seperti AMD Ryzen APU.
Keberadaan komponen cerdas ini memungkinkan sebuah gawai berukuran saku untuk mengeksekusi komputasi visual modern dengan tingkat kegaharan yang sangat layak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Socs.binus.ac.id