Senin, 18 MEI 2026 • 15:20 WIB

EVOS Divine Lolos Dramatis ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring, ONIC Gagal ke Vietnam

Author

EVOS Divine Lolos Dramatis ke Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring. (Ist)

INDOZONE.ID - Babak Knockout Free Fire World Series Southeast Asia 2026 Spring yang berlangsung pada 15-17 Mei menghadirkan hasil berbeda bagi tim-tim Indonesia.

EVOS Divine berhasil mengamankan tiket terakhir menuju Grand Finals, sementara ONIC gagal melaju dan Shadow Esports harus terdegradasi ke kompetisi nasional.

EVOS Divine menjadi tim Indonesia terakhir yang memastikan tempat di partai puncak setelah finis di posisi keenam klasemen akhir dengan 211 poin. Hasil itu membuat mereka menyusul Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu yang lebih dulu lolos pada pekan sebelumnya.

Keberhasilan tersebut juga memastikan EVOS Divine tampil di Ho Chi Minh City, Vietnam, untuk babak Grand Finals.

Sebaliknya, ONIC harus mengakhiri perjalanan mereka setelah hanya menempati posisi ke-10 dengan 135 poin. Hasil itu sekaligus membuat ONIC gagal tampil di Esports World Cup 2026.

Baca juga: 3 Tim Indonesia Amankan Top 12 FFWS SEA 2026 Spring, RRQ Kazu Tancap Gas Bidik Grand Finals

Sementara itu, Shadow Esports menjadi tim dengan perolehan poin terendah dari Indonesia usai finis di dasar klasemen dengan 119 poin. Hasil tersebut membuat mereka turun ke Free Fire Nusantara Series 2026 Fall.

Perjalanan EVOS Divine menuju Grand Finals berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir. Tim berjuluk Macan Putih itu sempat beberapa kali berada di batas akhir zona lolos dan terus mendapat tekanan dari tim-tim Vietnam seperti P Esports, HEAVY, dan WAG.

Pada hari terakhir, EVOS Divine bahkan sempat keluar dari posisi enam besar sebelum akhirnya kembali mengamankan tempat setelah HEAVY tereliminasi lebih awal di dua game penutup.

Pemain EVOS Divine, Rasyah Rasyid, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi pembuktian bagi timnya setelah menjalani musim yang sulit.

“Alhamdulillah, EVOS Divine berhasil membuktikan kalau tim ini layak lolos ke Grand Finals. Musim ini menjadi pelajaran yang sangat besar buat saya dan seluruh pemain. Status kami sebagai juara dunia EWC 2025 ternyata tidak membuat perjalanan tim menjadi mudah,” ujar Rasyah.

“Terima kasih untuk seluruh EVOS Fams yang terus mendukung kami, dan nantikan gebrakan EVOS Divine di panggung Final,” lanjutnya.

Di sisi lain, persaingan antara ONIC dan Shadow Esports untuk menghindari degradasi juga berlangsung sengit hingga game terakhir.

ONIC akhirnya berhasil bertahan di level Asia Tenggara meski gagal masuk Grand Finals. Namun hasil tersebut tetap menjadi pukulan bagi tim yang sebelumnya menjuarai FFWS SEA 2025 Spring itu.

Pemain ONIC Adam Ramdani mengaku kecewa karena target tim sejak awal adalah mempertahankan gelar dan tampil di EWC 2026.

“Jelas sangat kecewa dengan hasil ini karena target tim sejak awal adalah mempertahankan gelar juara dan bermain di EWC 2026. Banyak evaluasi yang harus kami lakukan, baik secara permainan maupun pengambilan keputusan di dalam pertandingan,” ujar Adam.

Baca juga: Tim Indonesia Belum Maksimal di FFWS SEA 2026 Spring Week 1, Thailand Dominasi Klasemen Awal

Sementara itu, Shadow Esports harus menerima kenyataan turun kasta setelah performa mereka terus menurun pada dua hari terakhir pertandingan.

Pemain Shadow Esports Juan Daniel Titarsole mengatakan timnya akan menjadikan hasil tersebut sebagai pelajaran untuk bangkit pada musim berikutnya.

“Kami sudah memberikan yang terbaik di setiap pertandingan, tetapi hasil akhirnya memang belum sesuai harapan. Banyak pelajaran berharga yang kami dapatkan selama bermain di FFWS SEA musim ini,” kata Juan.

Dengan berakhirnya babak Knockout, sebanyak 12 tim dipastikan tampil di Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring, yakni Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, EVOS Divine, All Gamers Global, GOW Esports, Team Falcons, Twisted Minds, Team Flash, WAG, Aurora Gaming, Buriram United, dan P Esports.

Sementara di turnamen lain, RRQ Kazu sukses menjuarai FFCM Indonesia 2026 Summer usai mengalahkan EVOS Divine 3-2 pada partai final 14 Mei 2026.

Kemenangan itu memastikan RRQ Kazu dan EVOS Divine mewakili Indonesia di FFCM SEA 2026 Summer.

Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring sendiri dijadwalkan berlangsung pada 30-31 Mei 2026 dengan tiga tim Indonesia, yakni Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, dan EVOS Divine, akan bersaing memperebutkan gelar Asia Tenggara dan tiket menuju EWC 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU