Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 04 MEI 2026 • 16:40 WIB

3 Tim Indonesia Amankan Top 12 FFWS SEA 2026 Spring, RRQ Kazu Tancap Gas Bidik Grand Finals

3 Tim Indonesia Amankan Top 12 FFWS SEA 2026 Spring, RRQ Kazu Tancap Gas Bidik Grand FinalsRRQ Kazu meraih kemenangan di babak Knockout FFWS SEA 2025 Spring. (Ist)

INDOZONE.ID - RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC, berhasil mengamankan posisi 12 besar klasemen setelah dua pekan babak Knockout FFWS SEA 2026 Spring. Hasil ini membuka peluang lebih besar bagi ketiganya untuk melaju ke Grand Finals, karena akan langsung bertanding sejak hari pertama pada pekan ketiga.

Sementara itu, Shadow Esports dan EVOS Divine yang finis di luar 12 besar, tetap berpeluang mengejar ketertinggalan dengan bertanding mulai hari kedua dan ketiga.

RRQ Kazu menjadi sorotan setelah menunjukkan lonjakan performa signifikan di pekan kedua. Masuknya 18DEER menggantikan RANZ terbukti efektif, membuat tim ini mencatatkan 228 poin—tertinggi di antara 18 tim.

Capaian tersebut mengangkat posisi RRQ Kazu dari peringkat ke-11 ke peringkat kedua dengan total 359 poin, hanya terpaut dari Buriram United Esports di puncak klasemen.

Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan (ADY), menegaskan timnya ingin langsung mengunci tiket Grand Finals.

Baca juga: Tim Indonesia Belum Maksimal di FFWS SEA 2026 Spring Week 1, Thailand Dominasi Klasemen Awal

“Posisi di Top dua belas tentu memberi kami keuntungan karena punya lebih banyak kesempatan bermain. Tapi target kami tetap sama, kami ingin langsung mengamankan tiket Grand Finals di hari pertama. Jadi di pekan ketiga nanti kami akan fokus bermain lebih disiplin dan memaksimalkan setiap match agar tidak perlu menunggu sampai hari berikutnya,” ujar ADY, dikutip dalam pernyataan resmi, Senin (4/5/2026)

Di sisi lain, EVOS Divine juga menunjukkan peningkatan performa dengan raihan 137 poin di pekan kedua, hampir dua kali lipat dari pekan pertama. Namun, total 201 poin belum cukup membawa mereka masuk 12 besar, sehingga hanya menempati peringkat ke-16.

Pelatih EVOS Divine, Wahyu Kurniawan (LEEM), menilai peningkatan performa belum mampu menutup kekurangan di pekan awal.

“Di pekan kedua sebenarnya ada peningkatan dari sisi permainan, tapi performa itu belum cukup karena kami juga harus menerima bahwa hasil di pekan pertama sangat mengganjal langkah kami di babak Knockout. Yang terpenting bagi kami sekarang adalah memaksimalkan kesempatan di pekan ketiga dengan bermain lebih agresif sambil menjaga objektif untuk lolos ke Grand Finals lebih awal,” ujarnya.

Bigetron Konsisten, ONIC dan Shadow Jaga Peluang

Bigetron by Vitality terus tampil konsisten sebagai salah satu wakil Indonesia terbaik. Mereka mengoleksi 182 poin di pekan kedua, meningkat dari 158 poin di pekan pertama.

Dengan total 340 poin dan lima Booyah, Bigetron menjadi tim Indonesia dengan performa paling stabil sejauh ini.

ONIC juga berhasil bertahan di 12 besar dengan total 276 poin meski hanya mengoleksi 111 poin di pekan kedua.

Sementara itu, Shadow Esports sebagai tim debutan mencatatkan performa cukup solid dengan tambahan 105 poin, sehingga total menjadi 215 poin dan menempati peringkat ke-14.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Garena

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

3 Tim Indonesia Amankan Top 12 FFWS SEA 2026 Spring, RRQ Kazu Tancap Gas Bidik Grand Finals

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!