INDOZONE.ID - Remedy mengonfirmasi bahwa pembaruan besar Rogue Protocol untuk FBC: Firebreak resmi ditunda hingga Januari 2026.
Studio mengatakan bahwa update ini masih membutuhkan waktu tambahan agar bisa dirilis dalam kondisi lebih matang, seimbang, dan sesuai kualitas yang diharapkan pemain.
Baca juga: Penjualan FBC: Firebreak Masih Lemah Meski Sudah Diperbarui
Cross-Platform Voice Chat Sudah Diluncurkan
Meskipun Rogue Protocol mundur, fitur yang sudah lama dinantikan, yaitu cross-platform voice chat, tetap hadir sesuai rencana.
Dengan fitur ini, pemain dari berbagai platform dapat berkomunikasi lebih mudah saat bermain bersama.
Mode Baru: Endless Shift
Dalam pembaruannya, Remedy turut membagikan detail mengenai mode Endless Shift yang akan hadir bersama Rogue Protocol.
Pada mode ini:
- Pemain memasuki arena tertutup.
- Menghadapi gelombang musuh yang semakin kuat setiap ronde.
- Memulai dengan perlengkapan dasar.
- Mengumpulkan Corruption, sumber daya yang digunakan untuk membeli upgrade dan senjata baru.
Setiap sesi permainan akan menghasilkan build yang berbeda-beda. Mode ini dirancang sebagai tantangan bertahan hidup dengan elemen roguelike yang memberikan variasi setiap kali dimainkan.
Performa Game dan Dampak pada Studio
Rogue Protocol akan menjadi pembaruan besar kedua setelah update Breakpoint, yang sebelumnya menghadirkan banyak perbaikan berdasarkan masukan pemain.
Namun, meski ada peningkatan, FBC: Firebreak masih belum mencapai target internal terkait pemain aktif dan penjualan.
Akibatnya, Remedy mengeluarkan peringatan profit dan menurunkan proyeksi pendapatan tahunannya. Tak lama setelah laporan tersebut, CEO Remedy, Tero Virtala, mengundurkan diri dari jabatannya.
Penundaan Rogue Protocol memberi Remedy waktu lebih banyak untuk memastikan kualitas update tetap terjaga.
Meski game ini menunjukkan perkembangan melalui fitur baru dan perbaikan, tantangan performa penjualan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi studio ke depannya.
Baca juga: Tarik Jutaan Peminat, Penjualan FBC: Firebreak di PC Dianggap Mengecewakan, Kok Bisa?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net