Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 21:00 WIB

Kontroversi AI di Anno 117: Pax Romana, Ubisoft Akui Gambar Slip ke Versi Final

Author

Kontroversi AI di Anno 117(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Kasus penggunaan AI di industri game kembali mencuat—kali ini menimpa Anno 117: Pax Romana.

Ubisoft harus memberi klarifikasi setelah para pemain menemukan bahwa salah satu loading screen game tersebut ternyata merupakan gambar yang dihasilkan oleh AI.

Masalahnya, gambar itu bukan hanya terlihat aneh, tapi juga lolos ke versi final game.

Baca juga: Eks Bos Assassin’s Creed Bongkar Fakta Mengejutkan: Saya Diminta Mundur oleh Ubisoft

Gambar Placeholder yang Terselip ke Build Akhir

Ubisoft mengonfirmasi bahwa gambar tersebut seharusnya hanya menjadi placeholder. Namun, entah bagaimana, aset itu melewati proses review dan ikut masuk ke rilis final.

Pemain langsung menyadari berbagai kejanggalan khas AI, seperti wajah yang tidak proporsional, anggota tubuh hilang, serta objek-objek yang tampak acak.

Ubisoft menegaskan bahwa patch 1.3 akan mengganti gambar tersebut dengan versi final yang dibuat oleh tim artis internal.

Mereka juga mengklaim bahwa Anno 117 memiliki jumlah artis terbanyak sepanjang sejarah franchise ini, meskipun mereka memang menggunakan AI untuk ideation dan eksplorasi visual, bukan sebagai hasil akhir.

Reaksi Pemain: Dari Kecewa Sampai Geram

Banyak pemain menilai bahwa penggunaan AI di game premium adalah bentuk meremehkan kerja seniman. Beberapa menulis ulasan negatif di Steam, menyebut gambar itu sebagai murahan dan tidak pantas.

Ada pula yang menyoroti dampak AI terhadap industri kreatif dan lingkungan, mempertegas bahwa studio sebesar Ubisoft mestinya bisa membayar artis sungguhan.

Beberapa lainnya menilai masalahnya bukan sekadar kualitas visual, tetapi soal transparansi dan etika penggunaan AI dalam game komersial.

Dugaan Lokalisasi AI: Masalah yang Lebih Besar?

Kontroversi tidak berhenti pada sisi visual saja. Pemain berbahasa Jerman mengeluhkan bahwa terjemahan in-game terasa seperti hasil mesin—kaku, salah konteks, dan tidak mengikuti gaya bahasa seri Anno yang sudah dikenal.

Seorang pengguna bahkan menunjukkan contoh-contoh terjemahan yang disebut tidak menghormati bahasa Jerman, terlebih setelah Ubisoft menerima subsidi budaya dari pemerintah Jerman.

Lebih buruknya lagi, keluhan serupa telah diajukan dua bulan lalu, namun versi rilis tetap memuat masalah yang sama.

Anno 117 dan Ekspektasi yang Tinggi

Sebagai seri city builder yang dihormati, Anno selalu membawa standar tertentu—mulai dari visual detail hingga narasi dan lokalisasi yang rapi.

Maka, tak heran para pemain kecewa ketika menemukan aset AI yang tampak tak selesai dan terjemahan yang terasa asal. Ubisoft berjanji bahwa versi final semua aset visual akan mencerminkan visi kreatif tim artis.

Namun, kasus ini kembali membuka diskusi besar: seberapa jauh penggunaan AI boleh masuk ke game AAA, dan bagaimana transparansinya kepada pemain?

Pada akhirnya, Anno 117: Pax Romana dirilis dengan ambisi besar, tapi justru tersandung pada detail yang seharusnya dapat dicegah.

Baca juga: Ubisoft Batalkan Game Assassin’s Creed Bertema Perang Saudara Amerika, Politik Jadi Alasannya!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU