INDOZONE.ID - Setelah lama tak terdengar kabarnya, Pragmata – proyek misterius milik Capcom akhirnya kembali muncul ke permukaan.
Kali ini, game tersebut terlihat di situs dewan klasifikasi Korea Selatan.
Kemunculan semacam ini biasanya menjadi pertanda bahwa sebuah game mulai mendekati tahap akhir pengembangannya dan bersiap menuju perilisan.
Baca juga: Pragmata: Game Aksi dan Puzzle dengan Sentuhan Ritme yang Siap Guncang 2026
Pragmata Dapat Rating 12+, Berisi Kekerasan Ringan
Menurut laporan yang pertama kali disorot oleh Gematsu, Pragmata dikategorikan sebagai game action-adventure dan mendapat rating 12+, dengan alasan adanya kekerasan ringan.
Ini cukup menarik mengingat trailer-trailer awalnya menampilkan atmosfer misterius, gelap, bahkan sedikit emosional, namun tampaknya tidak mengarah pada konten kekerasan berat.
Masih belum ada tanggal rilis resmi, tapi kemunculan rating ini menjadi secercah harapan bagi para penggemar yang sudah menunggu cukup lama.
Pasalnya, Pragmata awalnya diumumkan pada 2020 dengan target rilis 2022, sebelum akhirnya mengalami beberapa kali penundaan.
Pada acara State of Play musim panas lalu, Capcom akhirnya menegaskan bahwa game ini dijadwalkan rilis pada 2026.
Romeo Is a Dead Man Juga Masuk Daftar Rating
Tak hanya Pragmata, game lain yang turut muncul di rating board Korea Selatan adalah Romeo Is a Dead Man milik Grasshopper Manufacture.
Berbeda jauh dengan Pragmata, game ini diberi tanda not for minors karena kontennya yang sangat brutal.
Deskripsi rating-nya menyebutkan adanya penggunaan berbagai senjata, darah dalam jumlah besar, ekspresi luka fisik yang intens, hingga bahasa kasar.
Dengan reputasi Grasshopper yang dikenal sering membuat game eksentrik dan penuh kekerasan stylish, rating ini rasanya tidak mengejutkan.
Antusiasme Baru untuk Pragmata
Dalam preview Eurogamer, Alex menyebut bahwa pengalaman hands-on terbaru Pragmata justru memperlihatkan potensi yang lebih solid dibandingkan dua demo sebelumnya.
Loop gameplay yang diperlihatkan dianggap jauh lebih matang, bahkan membuatnya masuk ke daftar game yang paling dinantikan untuk 2026.
Walaupun informasi baru masih minim, kemunculan rating ini jelas menyalakan kembali diskusi seputar Pragmata.
Setelah bertahun-tahun menjadi teka-teki, kita akhirnya bisa berharap bahwa perjalanan menuju peluncuran mulai menunjukkan tanda-tanda nyata.
Jika Capcom benar-benar berada di fase akhir pengembangan, bukan tidak mungkin kita akan segera mendapat trailer baru atau pengumuman lanjutan dalam waktu dekat.
Baca juga: Pragmata Hadirkan Perpaduan Aksi Tembak dan Hacking Paling Unik, Capcom Siap Guncang Dunia Game
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net