INDOZONE.ID - Tahun 2025 kembali menghadirkan duel klasik yang sudah akrab di telinga para gamer. Apalagi kalau bukan Call of Duty: Black Ops 7 melawan Battlefield 6.
Namun kali ini, pertarungan dua raksasa FPS ini terasa berbeda. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, pemenangnya tidak bisa diprediksi.
Baca juga: Call of Duty Tercipta Karena “EA Bersikap Kasar”, Ungkap Bos Battlefield Vince Zampella
Persaingan Abadi Dua Raksasa FPS
Seolah dua “korporasi raksasa” saling bersaing dengan sengit, sementara di sudut arena ada “pendatang baru” yang siap mencuri perhatian.
Ya, di tengah dominasi dua nama besar ini, muncul pesaing potensial bernama Arc Raiders, game buatan Embark Studios yang mulai ramai diperbincangkan menjelang perilisannya akhir bulan ini.
Battlefield 6 Bangkit, Black Ops 7 Masih Terjebak di Beta
Setelah beberapa kali mengalami kegagalan, Battlefield akhirnya kembali menemukan identitasnya.
Dalam ulasan Eurogamer, Battlefield 6 mendapatkan 4 dari 5 bintang dengan catatan bahwa game ini “benar-benar memahami apa yang membuat seri Battlefield begitu istimewa.”
Sementara itu, Call of Duty: Black Ops 7 justru mendapat respons campuran dari para pemain selama masa beta.
Banyak yang menyukai elemen nostalgia dari seri ini, tetapi beberapa mengkritik gameplay yang terasa stagnan dan terlalu aman.
Meskipun begitu, Activision tetap optimistis.
Mereka bahkan meluncurkan uji coba gratis Black Ops 7 tepat saat Battlefield 6 rilis — langkah yang dianggap sebagai “serangan halus” terhadap EA.
Menariknya, EA pun tak tinggal diam.
Mereka menggandeng aktor Zac Efron untuk membintangi trailer promosi Battlefield 6 yang secara tersirat menyindir pesaingnya, Call of Duty.
Pertarungan dua franchise ini pun kini terasa lebih panas dari sebelumnya.
Arc Raiders: Penantang Baru di Tengah Perang Dua Titan
Namun, di balik persaingan dua nama besar itu, ada satu game yang mulai mencuri perhatian: Arc Raiders.
Game ini merupakan proyek ambisius dari Embark Studios, tim yang berisi mantan pengembang dari seri Battlefield sendiri.
Arc Raiders tidak sepenuhnya sama seperti CoD atau BF — genre yang diusung adalah extraction shooter, bukan sekadar mode team deathmatch tradisional.
Fokusnya ada pada strategi, kerja sama, dan elemen survival, di mana setiap misi bisa menjadi pengalaman yang berbeda-beda.
Yang menarik, perilisan Arc Raiders dijadwalkan 30 Oktober, di antara dua rilis besar: Battlefield 6 (yang sudah rilis sekarang) dan Black Ops 7 (14 November).
Dengan waktu rilis yang strategis dan satu test weekend terakhir pada 17 Oktober, game ini jelas ingin merebut hati para pemain FPS sebelum mereka terlanjur memilih kubu.
Lebih mengejutkan lagi, kabarnya Black Ops 7 bahkan memblokir kata “Arc Raiders” di chat selama masa beta.
Sebuah langkah yang aneh, tapi menunjukkan bahwa game ini dianggap cukup mengancam oleh pesaingnya.
Saat FPS Mulai Kehilangan Inovasi
Selama beberapa tahun terakhir, genre first-person shooter memang terasa stagnan.
Game-game besar terus bermunculan, tetapi sedikit yang benar-benar membawa inovasi baru seperti era PUBG, Fortnite, atau Apex Legends dulu.
Arc Raiders mungkin menjadi angin segar yang dibutuhkan genre ini.
Dengan mekanisme gameplay yang lebih taktis dan fokus pada pengalaman tim, game ini bisa menjadi penantang serius bagi dominasi Call of Duty dan Battlefield.
Tak hanya itu, Escape from Tarkov, sang pionir di genre extraction shooter, juga akan keluar dari early access bulan depan — membuat bulan Oktober dan November ini terasa seperti titik balik besar bagi dunia FPS.
Mana Pilihanmu Tahun Ini?
Pada akhirnya, semua kembali ke preferensi kamu:
Kalau kamu menyukai pertempuran besar dengan skala epik, Battlefield 6 jelas pilihan tepat.
Jika kamu lebih suka kampanye sinematik dan tempo cepat, Call of Duty: Black Ops 7 masih punya daya tarik tersendiri.
Tapi kalau kamu ingin pengalaman baru yang lebih menegangkan dan strategis, mungkin sudah waktunya memberi kesempatan untuk Arc Raiders.
Pertarungan FPS tahun ini bukan sekadar soal dua nama besar yang saling sikut.
Battlefield 6 dan Black Ops 7 memang akan terus bersaing, tapi munculnya Arc Raiders memberi warna baru yang bisa mengubah peta persaingan industri FPS.
Apakah kamu akan tetap setia pada seri klasik, atau mencoba sesuatu yang segar? Tahun ini, jawaban atas pertanyaan besar “Shooter mana yang kamu pilih?” mungkin akan menentukan arah genre FPS ke depan.
Baca juga: Activision Klaim 99% Match di Beta Call of Duty: Black Ops 7 Bebas Cheater
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net