INDOZONE.ID - Turnamen Mid Season Cup (MSC) 2025 di ajang Esports World Cup (EWC) mencatat sejarah baru.
Team Liquid PH (TLPH) berhasil menaklukkan juara bertahan Selangor Red Giants OG Esports (SRG.OG) dengan skor 4-1, di final yang digelar di STC Esports Arena, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (2/8).
Kemenangan ini menobatkan TLPH sebagai tim pertama dalam sejarah Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang berhasil menyapu bersih semua gelar utama.
Tak hanya itu, mereka juga mengamankan hadiah utama sebesar 1 juta dolar AS dari total 3 juta dolar AS yang menjadi rekor tertinggi dalam sejarah MLBB Esports.
Gelar Bersejarah dan Perjalanan Tak Terkalahkan
Line-up TLPH diisi oleh para pemain bintang seperti KarlTzy, Sanji, Jaypee, Sanford, Oheb, dan Perkziva.
Mereka datang sebagai salah satu unggulan dan membuktikan dominasinya dengan catatan tak terkalahkan sepanjang turnamen.
Perjalanan TLPH ke MSC dimulai sejak kemenangan dramatis 4-3 atas ONIC PH di Grand Final MPL Filipina Season 15.
Di MSC 2025, mereka tampil solid hingga akhirnya membawa pulang trofi dan menempatkan Team Liquid di puncak klasemen EWC Club Championship dengan total 3.200 poin (per 2 Agustus).
Salah satu sorotan adalah KarlTzy, pemain legendaris MLBB yang akhirnya melengkapi koleksi gelarnya dengan MSC, menjadikannya Career Grand Slam Winner di MLBB. Ia sebelumnya sudah mengantongi gelar M-Series dan empat trofi MPL Filipina.
Sementara itu, Sanford tampil gemilang dan dinobatkan sebagai MVP Grand Final dengan tambahan hadiah 10.000 dolar AS.
Cerita perjuangan Sanford turut menjadi sorotan publik setelah ia muncul di serial dokumenter Level Up di Amazon Prime.
Serial ini menampilkan kisahnya sebagai tulang punggung keluarga setelah ayahnya terserang stroke, hingga akhirnya bisa tampil sebagai juara dunia.
Meski kalah, SRG.OG tetap mencatat prestasi dengan menjadi tim pertama yang lolos ke dua final MSC secara berturut-turut, mencerminkan semangat juang mereka yang tak kenal menyerah.
Mereka membawa pulang hadiah 500.000 dolar AS. Di posisi ketiga, ONIC PH mengalahkan rekan satu organisasi mereka, ONIC ID, dalam laga penentuan perebutan tempat ketiga.
Rekor Penonton dan Momentum Global MLBB
MSC 2025 juga memecahkan rekor sebagai turnamen EWC dengan penonton terbanyak. Data dari Esports Charts mencatat 3,06 juta penonton serentak (PCV), lebih dari 50 juta jam tayang, dan rata-rata 599 ribu penonton serentak. Ini menjadikan MSC sebagai turnamen esports ketiga paling populer tahun ini secara global.
CEO Esports Charts, Artyom Odintsov, menyebut pencapaian ini sebagai tanda bahwa kolaborasi MSC dan EWC menjadi format sukses yang memperluas jangkauan MLBB secara global, khususnya lewat platform seperti TikTok yang mencatat pertumbuhan 16% dalam kontribusi penonton.
MSC 2025 mencatat sejarah sebagai turnamen dengan format terluas, menghadirkan 16 wilayah berbeda, termasuk kembalinya Jepang lewat ZETA Division dan perjalanan menakjubkan Virtus.pro dari Wild Card.
Format baru dengan match perebutan tempat ketiga dan jalur kompetisi yang lebih sulit menuntut adaptasi strategi yang lebih tinggi dari setiap tim.
Global Head of Esports MOONTON Games, Tiger Xu, menegaskan bahwa MSC tahun ini adalah hasil dari kerja bertahun-tahun membangun ekosistem MLBB.
“MLBB Esports kini bukan hanya panggung persaingan, tetapi juga wadah bagi atlet untuk mencatatkan sejarah,” ujarnya.
MWI 2025: Turnamen Perempuan Paling Populer
Selain MSC, MLBB juga menampilkan MLBB Women’s Invitational (MWI) yang sukses besar. Grand Final antara Team Vitality (VIT) mencatat 468.976 penonton serentak, menjadikannya turnamen esports perempuan terpopuler 2025.
MWI tahun ini diikuti 16 tim dari 57 wilayah, dan mencatat debut tim perempuan Arab Saudi untuk pertama kalinya di panggung internasional.
Chief Product Officer EWC Foundation, Faisal Bin Homran, menyebut pencapaian ini sebagai bukti bahwa MLBB mendorong inklusivitas dan membuka peluang besar bagi semua latar belakang pemain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Moonton