Keyart Battlefield 2042 Season 1: Zero Hour (photo/Dok. Electronic Arts)
INDOZONE.ID - Kompleksitas industri game saat ini dalam mengembangkan game AAA sudah sangatlah sangat besar.
Mulai dari investasi budget pengembangan gamenya yang bisa mencapai hingga ratusan juta USD, hingga proses pengembangan game yang memakan waktu hingga bertahun-tahun lamanya untuk membuat game yang berkelas dan dengan skala yang sangatlah besar dari segala aspek.
Hal ini membuat salah satu perusahaan besar seperti EA memiliki banyak studio ternama yang telah membuat game-game ikonik pada masanya, dan kali ini EA sedang meracik seri terbaru dari Battlefield mereka yang berkolaborasi dengan empat studio dibawah naungan EA.
Baca Juga: Streamer Shroud Sebut Battlefield 2042 Lebih Baik dari Call of Duty: Modern Warfare 2
Proyek yang berada di bawah pengawasan CEO Respawn Entertainment & Group General Manager EA Studios, Vince Zampella, yang di mana baru saja membeberkan beberapa informasi resmi terkait seri game Battlefield selanjutnya beberapa hari lalu.
Seperti kembali dengan formula era perang modern ala Battlefield 3 & 4 seperti yang terlihat dalam concept art resmi yang dibagikan oleh EA, kembalinya sistem Class sebagai pengganti sistem Specialist, dan jumlah total 64 pemain untuk mode multiplayer, alih-alih 128 pemain seperti di Battlefield 2042.
Dan baru-baru ini dalam acara EA Investor Day 2024 yang tepatnya diselenggarakan pada 18 September 2024, mereka secara resmi membeberkan informasi lebih lanjut untuk seri Battlefield terbaru mereka.
Sayangnya sampai saat ini EA belum sama sekali membocorkan jadwal rilis dan nama resmi untuk seri Battlefield mereka, namun Byran Beede selaku, Group General Manager EA untuk Battlefield, secara resmi mengungkapkan bahwa seri Battlefield mendatang akan dikerjakan oleh empat studio berbeda yang berada dibawah naungan EA.
Studio pertama adalah DICE, studio asal Swedia yang sudah dikenal sebagai kreator asli dari seri game Battlefield, yang dimana mereka akan berfokus untuk mengembangkan mode multiplayer untuk game tersebut.
Studio kedua adalah Criterion Games, asal Inggris dibalik seri Burnout dan Need for Speed, akan berfokus mengembangkan mode singleplayer dan multiplayer secara bersamaan.
Studio ketiga adalah Motive Studio, studio asal Kanada dibalik Star Wars Battlefront: II, Star Wars: Squadrons, dan Dead Space Remake, yang berfokus mengembangkan mode singleplayer.
Dan studio keempat adalah Ripple Effect, studio baru asal Los Angeles dibalik custom server Portal Mode untuk Battlefield 2042 yang dijelaskan oleh Beede, mereka akan berfokus dalam "mengembangkan pengalaman Battlefield terbaru".
Dan keempat studio tersebut akan didukung oleh Battlefield Central Tech Team, yang dimana Beede menjelaskan secara spesifik bahwa mereka adalah sebuah tim khusus yang "berfokus pada pemberdayaan untuk developer dengan teknologi dan alat untuk membuka kemampuan mereka".
Baca Juga: Battlefield Mobile Versi Beta Hadir di Indonesia, Pengguna iOS Gak Bisa Mainin! Kenapa?
Dan tentu saja seperi game-game Battlefield sebelumnya, seri Battlefield terbaru sudah dipastikan akan menggunakan game engine andalan EA, Frostbite Engine.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PC Gamer