GSC Game World Bantah Klaim Microsoft Bayar Lebih Mahal dari Biaya Pengembangan STALKER 2
INDOZONE.ID - Pengembang S.T.A.L.K.E.R. 2: Heart of Chornobyl, GSC Game World, akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan pendiri studionya, Sergiy Grygorovych, mengenai kesepakatan eksklusivitas dengan Microsoft.
Sebelumnya, Grygorovych mengklaim bahwa Microsoft membayar dana yang nilainya lebih besar dari total biaya pengembangan game agar STALKER 2 menjadi game eksklusif sementara (timed exclusive) di Xbox dan tidak langsung hadir di PlayStation.
Namun, GSC Game World menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak mencerminkan fakta yang sebenarnya.
Baca juga: Bakar Semangat! Ini 30+ Deretan Voice Line Hero Mobile Legends yang Paling Memotivasi
Dalam pernyataan resminya kepada media, GSC Game World mengaku awalnya memilih untuk tidak menanggapi isu tersebut.
Namun, karena informasi itu terus menyebar, studio merasa perlu memberikan klarifikasi agar tidak dianggap membenarkan klaim tersebut.
Menurut GSC, Sergiy Grygorovych tidak terlibat dalam proses negosiasi dengan Microsoft maupun pengembangan STALKER 2 selama masa produksi sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.
Karena itu, pihak studio menilai komentarnya tidak bisa dijadikan gambaran akurat mengenai proses bisnis maupun kerja sama yang berlangsung di balik pengembangan game.
Meski tidak secara langsung mengungkap nilai kerja sama dengan Microsoft, GSC Game World menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran pengembangan STALKER 2 berasal dari pemilik studio saat ini, Max Krippa.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa biaya produksi game sepenuhnya ditanggung oleh Microsoft melalui kesepakatan eksklusivitas.
Studio juga menegaskan bahwa perjalanan pengembangan STALKER 2 merupakan salah satu proyek paling menantang dalam industri game modern sehingga informasi yang beredar seharusnya berdasarkan fakta, bukan asumsi atau opini pribadi.
Klaim Pendiri Studio Soal Kesepakatan Microsoft
Dalam wawancara sebelumnya, Sergiy Grygorovych menjelaskan bahwa Microsoft saat itu ingin memperkuat posisi Xbox dalam persaingan dengan PlayStation.
Ia mengklaim perusahaan tersebut memiliki dana yang cukup besar dan melihat potensi STALKER 2 setelah trailer perdananya mendapatkan respons positif dari komunitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net