Logo perusahaan Nintendo (photo/REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
INDOZONE.ID - Industri game global tengah menghadapi tekanan. Harga konsol semakin mahal, sejumlah proyek game dibatalkan, gelombang PHK meluas, layanan live-service bermasalah, hingga masuknya teknologi AI yang memicu kontroversi. Di tengah ketidakpastian tersebut, mencari titik terang menjadi hal yang tidak mudah.
Namun, di antara kondisi itu, Nintendo justru mampu tetap berada di jalurnya.
Perusahaan asal Kyoto, Jepang, ini berhasil melewati masa sulit dengan pendekatan sederhana: tidak mengikuti tren sesaat dan fokus pada kekuatan utamanya, yaitu menghadirkan game berkualitas.
Baca juga: Harga Nintendo Switch 2 Berpotensi Naik, Apa Penyebabnya?
Dalam beberapa pekan terakhir, Nintendo menunjukkan konsistensinya. Mereka menjaga jadwal rilis di tahun pertama kehadiran Switch 2.
Pada Maret, Nintendo merilis Pokopia, spin-off Pokémon yang sangat dinanti dan langsung terjual lebih dari 2 juta kopi dalam empat hari. Selain itu, pembaruan besar juga diberikan untuk Super Mario Bros. Wonder dan Mario Kart World.
Memasuki April, Nintendo turut memperluas lini bisnis hiburannya dengan merilis The Super Mario Galaxy Movie, sekuel film yang sebelumnya sukses besar di box office. Langkah ini menegaskan ambisi Nintendo sebagai perusahaan hiburan, tidak hanya terbatas pada industri game.
Di sisi lain, kompetitor justru menghadapi tantangan. Sony dilaporkan menutup dua studio PlayStation, Microsoft menaikkan harga Game Pass dan mengurangi sejumlah judul game, EA melakukan PHK terhadap sekitar 500 karyawan, sementara Embracer Group kembali menjual beberapa studionya. Kebijakan tarif baru dari pemerintahan Donald Trump juga menambah tekanan di industri.
Nintendo Switch Joycon (photo/Unsplash/Matteo Grobberio)
Meski tidak sepenuhnya kebal terhadap gejolak, Nintendo memiliki pendekatan yang membuatnya lebih stabil dibanding kompetitor.
Peluncuran Switch 2 memang sempat terdampak situasi global, termasuk kebijakan tarif yang membuat pre-order tertunda dan harga aksesori meningkat. Bahkan, Nintendo sempat mengambil langkah hukum terkait dampak kebijakan tersebut.
Namun, ada beberapa strategi kunci yang membuat Nintendo tetap bertahan:
Meski berada di jalur positif, Nintendo tetap menghadapi tantangan. Switch 2 menjadi satu-satunya konsol besar yang belum mengalami kenaikan harga signifikan, namun hal ini berpotensi berubah jika biaya komponen terus meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Theverge.com