Call of Duty(Sumber:kotaku.com)
INDOZONE.ID - Bagi kamu yang mengikuti perkembangan dunia game, kabar terbaru dari Call of Duty: Black Ops 7 menjadi salah satu yang paling menyita perhatian karena Activision akhirnya resmi menghadirkan crossover Fallout.
Baca juga: Call of Duty: Black Ops 7 Melempem di Steam saat Rilis Akhir Pekan, Penjualan Buruk?
Activision menggoda para pemain dengan siluet karakter utama dari serial Fallout versi Amazon, termasuk sosok Ghoul yang diperankan Walton Goggins serta Maximus dengan Brotherhood Power Armor yang langsung dikenali oleh para penggemar RPG pasca-apokaliptik.
Meski visual Power Armor ini terlihat sangat mencolok dan berpotensi menjadi salah satu skin paling diminati di Black Ops 7, hingga kini masih belum jelas apakah kamu bisa mendapatkannya melalui event pass musiman atau harus membelinya secara terpisah sebagai konten premium.
Kehadiran crossover ini juga terasa seperti upaya Activision untuk menghidupkan kembali antusiasme pemain, terutama setelah banyak kritik menyebut Black Ops 7 kurang inovatif dan terasa stagnan dibandingkan ekspektasi besar yang menyertainya.
Di luar Call of Duty, kabar menarik datang dari Unrecord, game FPS bergaya body-cam yang sempat viral pada 2023 karena tampilannya nyaris tak bisa dibedakan dari rekaman dunia nyata, membuat banyak orang meragukan apakah game ini benar-benar nyata.
Kini keraguan itu terjawab setelah Tencent resmi menjadi investor, memberikan suntikan dana besar yang diharapkan mampu membawa Unrecord ke tahap pengembangan lebih matang dan menjadikannya pesaing serius bagi game taktis seperti Ready or Not.
Developer Unrecord menyebut Tencent sebagai mitra yang menghargai visi kreatif mereka, sebuah pernyataan yang cukup melegakan bagi kamu yang khawatir game ini akan kehilangan identitas setelah masuk ke bawah payung raksasa industri.
Salah satu kejutan nostalgia datang dari The Outfoxies, game arena fighter klasik milik Namco yang akhirnya dirilis ulang ke konsol modern setelah lebih dari 30 tahun sejak debutnya di arcade.
Game ini disebut-sebut sebagai salah satu inspirasi awal Super Smash Bros, dan kini bisa kamu mainkan di Switch, PlayStation, serta versi dengan fitur lebih lengkap di Switch 2 dan PS5, termasuk mode split-screen yang terasa sangat pas untuk permainan kompetitif santai.
Baca juga: Black Ops 7 Kalah Panas: Peluncuran CoD Terbaru Jauh Lebih Sepi dari Tahun-Tahun Sebelumnya
Nintendo juga mencatat kemenangan hukum penting setelah berhasil memenangkan gugatan berusia 15 tahun melawan BigBen Interactive terkait pelanggaran teknologi Wii Remote, dengan nilai ganti rugi mencapai 8,2 juta dolar AS.
Meski pihak Nacon masih berencana mengajukan banding, kemenangan ini menunjukkan betapa agresifnya Nintendo dalam melindungi hak paten mereka, sesuatu yang sudah lama menjadi ciri khas perusahaan asal Jepang tersebut.
Kabar penutup yang tak kalah menarik datang dari Raw Fury, yang menghidupkan kembali studio Stumpysquid untuk mengembangkan game strategi baru yang digadang-gadang sebagai penerus spiritual Kingdom Two Crowns.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kotaku